Page 1004 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1004

Judul               Daftar UMP 2021 di 18 Provinsi yang Sudah Dipastikan Tak Naik
                Nama Media          liputan6.com
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum
                Halaman/URL         https://www.liputan6.com/bisnis/read/4394567/daftar-ump-2021-di-
                                    18-provinsi-yang-sudah-dipastikan-tak-naik
                Jurnalis            Tira Santia
                Tanggal             2020-10-28 19:44:00
                Ukuran              0
                Warna               Warna
                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan
                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Positif



              Narasumber

              neutral  -  Timboel  Siregar  (Gubernur)  Dengan  data  ini  seharusnya  para  Gubernur  dapat
              mempertimbangakan  untuk  tetap  menaikkan  UMP  2021  walaupun  hanya  berkisar  inflasi  yoy
              yaitu  sekitar  1,5  persen  sampai  2  persen  di  atas  angka  inflasi  yoy  Agustus,  dengan  juga
              mempertimbangkan kondisi September, Oktober sampai Desember 2020

              negative  -  Timboel  Siregar  (Gubernur)  Dipastikan  SE  Menaker  tahun  ini  akan  diprotes  oleh
              kalangan SP/SB. Kalangan SP/SB menilai SE ini akan mempengaruhi para Gubernur untuk tidak
              menaikkan upah minimum tahun 2021

              neutral - Timboel Siregar (Gubernur) Saya menilai permintaan Menaker untuk tidak menaikkan
              upah minimum di 2021 dan adanya usulan SP yang meminta kenaikan upah minimum di 2021
              sebesar  8  persen  adalah  tidak  tepat.  Harus  dicari  solusi  kenaikan  UM  2021  dengan  tetap
              mempertimbangkan kesejahteraan pekerja dan kelangsungan usaha

              positive - Timboel Siregar (Gubernur) Semoga kenaikan UMP 2021 yang akan ditetapkan tanggal
              1  November  2020  ini  di  kisaran  1,5  persen  -  2  persen  bisa  diterima  semua  pihak,  sehingga
              kesejahteraan pekerja terjaga dan kelangsungan usaha terjamin



              Ringkasan

              Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menyatakan, per hari Selasa, 27 Oktober 2020, Pukul
              16.35  WIB,  ada  18  daerah  telah  melaksanakan  sidang  dewan  pengupahan  provinsi  dan
              menyepakati tidak menaikkan upah minimum atau UMP 2021. Hal ini sesuai dengan Surat Edaran
              (SE) Menteri Ketenagakerjaan Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun
              2021  pada  Masa  Pandemi  Covid-19.  Hal  ini  sesuai  dengan  Surat  Edaran  (SE)  Menteri
              Ketenagakerjaan Nomor 11/HK04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum tahun 2021 pada
              Masa Pandemi Covid-19. Mengutip SE tersebut, Selasa (27/10/2020), dituliskan bahwa pandemi
              Covid-19  telah  berdampak  pada  kondisi  perekonomian  dan  kemampuan  perusahaan  dalam
              memenuhi hak pekerja dan buruh, termasuk dalam membayar upah.



                                                          1003
   999   1000   1001   1002   1003   1004   1005   1006   1007   1008   1009