Page 1136 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1136
Judul Buruh Minta Gubernur Tetap Naikkan UMP 2021 Minimal 1,5 Persen
Nama Media liputan6.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.liputan6.com/bisnis/read/4393979/buruh-minta-gubernur-
tetap-naikkan-ump-2021-minimal-15-persen
Jurnalis Tira Santia
Tanggal 2020-10-28 11:45:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Dengan data ini
seharusnya para Gubernur dapat mempertimbangakan untuk tetap menaikkan UMP 2021
walaupun hanya berkisar inflasi yoy yaitu sekitar 1,5 persen sampai 2 persen di atas angka inflasi
yoy Agustus, dengan juga mempertimbangkan kondisi September, Oktober sampai Desember
2020
negative - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Dipastikan SE Menaker
tahun ini akan diprotes oleh kalangan SP/SB. Kalangan SP/SB menilai SE ini akan mempengaruhi
para Gubernur untuk tidak menaikkan upah minimum tahun 2021
neutral - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Saya menilai permintaan
Menaker untuk tidak menaikkan upah minimum di 2021 dan adanya usulan SP yang meminta
kenaikan upah minimum di 2021 sebesar 8 persen adalah tidak tepat. Harus dicari solusi
kenaikan UM 2021 dengan tetap mempertimbangkan kesejahteraan pekerja dan kelangsungan
usaha
positive - Timboel Siregar (Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia) Semoga kenaikan UMP
2021 yang akan ditetapkan tanggal 1 November 2020 ini di kisaran 1,5 persen - 2 persen bisa
diterima semua pihak, sehingga kesejahteraan pekerja terjaga dan kelangsungan usaha terjamin
Ringkasan
Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (OPSI) Timboel Siregar meminta agar para
Gubernur tetap menaikkan UMP 2021 dengan kisaran 1,5 hingga 2 persen.
Usulan tersebut berdasarkan data BPS, sejak Januari hingga Agustus 2020 tingkat inflasi
mencapai 0,93 persen. Sementara tingkat inflasi dari tahun ke tahun atau year on year (yoy)
dari Agustus 2020 ke Agustus 2019 adalah sebesar 1,32 persen.
1135

