Page 1151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1151

Piter mengatakan, keputusan pemerintah untuk menahan UMP 2021 mempunyai maksud baik
              guna menyelamatkan kelangsungan usaha di dalam negeri. "Maka, penetapan UMR ditengah
              pandemi yang belum selesai ini, akan memberi ruang bagi dunia usaha untuk menata kembali
              usahanya," tambahnya.

              Sedangkan jika UMP 2021 dinaikkan justru dinilai menjadi beban tersendiri bagi pelaku usaha di
              tengah pandemi. Alhasil potensi terjadinya aksi pemutusan hubungan kerja kian menguat.

              "Akan lebih baik menerima UMR yang tetap daripada UMR naik, tetapi mereka dirumahkan atau
              bahkan kena PHK," terangnya.

              Untuk itu, dia meminta perlu adanya pengertian antara kedua belah pihak baik dari kalangan
              pengusaha  maupun  buruh  di  masa  kedaruratan  kesehatan  ini.  Karena  mereka  saling
              membutuhkan satu sama lainnya," tutupnya.

              Sebelumnya, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menanggapi polemik atas penerbitan Surat
              Edaran (SE) Nomor M/11/HK.04/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 pada Masa
              Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

              Menurutnya ketentuan tidak menaikkan upah minimum tahun 2021 (UMP 2021) dalam SE anyar
              itu merupakan jalan tengah yang diambil pemerintah.

              "Ini jalan tengah yang harus diambil oleh pemerintah dalam kondisi yang sulit dan tidak mudah.
              Perlindungan pengupahan kita jaga, keberlangsungan usaha harus kita perhatikan. Atas dasar
              itulah SE ini kami keluarkan," kata Menaker Ida di Jakarta, Selasa (27/10).

              Menurut  Menaker  Ida,  penerbitan  SE  tersebut  berdasarkan  kajian  yang  dilakukan  secara
              mendalam  oleh  Dewan  Pengupahan  Nasional  (Depenas)  terkait  dampak  Covid-19  terhadap
              pengupahan.  Mengingat  pandemi  Covid-19  telah  berdampak  kondisi  perekonomian  dan
              kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh termasuk dalam membayar upah.

              SE tersebut juga dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan bekerja bagi
              pekerja/buruh serta menjaga kelangsungan usaha. Alhasil perlu dilakukan penyesuaian terhadap
              penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa pandemi Covid-19.

              "Di samping itu tentu saja harus diingat bahwa pemerintah tetap memperhatikan kemampuan
              daya beli para pekerja melalui subsidi gaji/upah. Sesungguhnya bantalan sosial sudah disediakan
              oleh pemerintah. Jadi pemerintah tidak begitu saja menetapkan itu karena ada beberapa langkah
              yang sudah dilakukan," terangnya.

              Merdeka.com.























                                                          1150
   1146   1147   1148   1149   1150   1151   1152   1153   1154   1155   1156