Page 1193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1193

"Kami juga tak meminta begitu tinggi. Kalau memang tidak bisa delapan persen, biarlah lima
              persen. Atau minimal naik lah daripada tidak sama sekali. Seperti Kalsel naik Rp 10 ribu, itu lebih
              mending," jelasnya.

              Saat rapat rencana penetapan besok (hari ini) pihaknya tetap akan memperjuangkan hak-hak
              buruh. "Aksi penolakan kami akan tetap berlanjut ketika aspirasi buruh tak terpenuhi. Pokoknya
              perjuangan kami terus berlanjut," tambahnya.

              Kesinambungan

              Ketua Apindo Sulsel, Latunreng mengapresiasi langkah pemerintah yang tak menaikkan UMP.
              Semua  pihak  diharap  realistis  melihat  kondisi  saat  ini.  Pastinya,  semua  menginginkan  gaji
              karyawannya naik, tetapi apakah itu lebih penting dibanding kesinambungan usaha dan pekerja.

              Kata dia, tak hanya beban buruh yang berat, melainkan beban pengusaha. Harus menyiapkan
              gaji untuk karyawannya di tengah kondisi perekonomian yang belum normal. Jangankan untuk
              kenaikkan gaji, pihaknya berupaya keras agar gaji tetap sesuai dengan UMP tahun ini.

              "Dampaknya ketika memang mesti naik, pasti akan banyak yang di-PHK lagi. Saat ini dunia usaha
              berupaya untuk melakukan pemulihan, makanya butuh dukungan pekerja. Saya rasa tidak ada
              masalah dengan edaran dari Kemnaker," bebernya.

              Pun  pengusaha  saat  ini,  sedang  berupaya  mengembalikan  sejumlah  tenaga  kerja  yang
              dirumahkan atau PHK. Jika tetap naik, maka upaya pemulihan akan sulit dilakukan.
              "Kami sudah menerima keadaan untuk tetap tidak menurunkan di tengah kondisi perekonomian
              yang masih minus saat ini," bebernya.

              Direktur Pengupahan Direktorat Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial
              Tenaga Kerja, Kemnaker, Dinar Titus Jogaswitani menilai keputusan ini sudah mengakomodasi
              semua pihak. Jadi UMP tahun depan tak naik dan tidak turun.

              "Pekerja tidak mau upah minimum turun. Begitupun pengusaha tak mau ada kenaikan. Makanya
              harus  ada  keputusan  dari  pemerintah  melindungi  kedua  pihak.  Makanya  diputuskan  upah
              minimum tahun depan tetap sama dengan2020," tambahnya.

              "Ketetapan  UMP  harus  sesuai  dengan  edaran  menteri.  Kalau  ada  yang  menaikkan,  itu  tidak
              sesuai prosedur. Harus mengikuti sesuai edaran," tegasnya. (*)




























                                                          1192
   1188   1189   1190   1191   1192   1193   1194   1195   1196   1197   1198