Page 1191 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1191

Ida Fauziyah dalam suratnya menuturkan penetapan upah minimum 2021 mempertimbangkan
              kondisi  ekonomi  Indonesia  pada  masa  pandemi  coronavirus  disease  2019  (covid-19)  dan
              perlunya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).



              UPAH MINIMUM TETAP

              Kementerian Ketenagakerjaan sudah bulat. Upah Minimum 2021 tidak naik.

              PENETAPAN Upah Minimum (UM) 2021 melalui surat edaran bernomor M/11/HK.04/X/2020 yang
              diteken Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziah meminta kepala daerah untuk tidak
              menaikkan Upah Minimum Provinsi (UMP). Tetap.

              Ida Fauziyah dalam suratnya menuturkan penetapan upah minimum 2021 mempertimbangkan
              kondisi  ekonomi  Indonesia  pada  masa  pandemi  coronavirus  disease  2019  (covid-19)  dan
              perlunya Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

              Para  gubernur,  bupati, dan  wali  kota diminta  untuk  menetapkan  upah minimum  2021  sama
              dengan nilai upah minimum 2020. Kemudian menetapkan dan mengumumkan upah minimum
              provinsi (UMP) pada 31 Oktober 2020.

              "Saudara Gubernur diminta menindaklanjuti dan menyampaikan SE ini kepada Bupati Walikota
              serta pemangku kepentingan yang terkait di wilayah Saudara," tuturnya.

              Menkeu,  Sri  Mulyani  mengatakan,  kebijakan  UMP  yang  tidak  naik  dikarenakan  berbagai
              pertimbangan. Seperti, inflasi yang memengaruhi daya beli masyarakat cukup rendah. Kondisi
              ini menunjukkan dunia usaha dan masyarakat sama-sama tertekan.

              "Jadi kita harus sama-sama menjaganya agar bisa pulih. Tentu dengan berupaya tidak memicu
              adanya kebijakan yang bisa memberikan efek negatif," ungkapnya saat konferensi pers, Selasa,
              27 Oktober.
              Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulsel, Audi Darmawan Bintang
              mengatakan, keputusan penetapan upah minimum 2021 merupakan salah satu dari dua usulan
              yang muncul saat rapat Dewan Pengupahan tingkat nasionaL

              Opsi tersebut, kata dia, berasal dari Apindo yang meminta agar UMP tetap. Sementara aspirasi
              dari buruh, meminta agar daerah yang berkewenangan menentukannya dan tetap harus ada
              peningkatan upah minimum ketimbang tahun ini.

              "Tetapi,  ini  kan  sudah  ada  edaran  dari  pusat.  Ibu  Menteri  menetapkan  ini  berdasar  kondisi
              perekonomian nasional dan upaya pemulihan ekonomi Makanya diputuskan tetap sama dengan
              tahun lalu," jelasnya saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

              Pertimbangan lain dalam surat edaran itu, kata dia, kondisi pandemi covid-19 telah memberikan
              dampak terhadap ekonomi dan kemampuan perusahaan untuk memenuhi hak pekerja utamanya
              dalam pembayaran upah.


              Menurutnya, ini merupakan upaya pemerintah untuk tetap melindungi pekerja dalam kondisi
              ketidakpastian. Perlindungannya dengan tetap menyokong keberlangsungan usaha.

              "Target utamanya adalah pemulihan ekonomi dan recovery di tengah kondisi covid-19," ujarnya.

              Rapat Pengupahan




                                                          1190
   1186   1187   1188   1189   1190   1191   1192   1193   1194   1195   1196