Page 1600 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1600
Judul UMP 2021 Tak Naik, KSPSI: Memberatkan Buruh, Ekonomi Sedang
Sulit
Nama Media viva.co.id
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1316501-ump-2021-tak-naik-kspsi-
memberatkan-buruh-ekonomi-sedang-sulit
Jurnalis Fikri Halim
Tanggal 2020-10-27 16:50:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
Sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang lagi
turun, tentu sangat berat
positive - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI))
Seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih adil, yaitu tetap ada kenaikan UMP 2021
positive - Ida Fauziyah (Menaker) Melakukan penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun
2021 sama dengan nilai Upah Minimum tahun 2020
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) Andi Gani Nena Wea menolak
keras keputusan pemerintah yang tidak menaikkan upah minimum (UMP) di tahun 2021 .
Andi mengaku kecewa di saat kondisi sulit akibat pandemi COVID-19, keputusan itu muncul.
Keputusan ini pun diyakini akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun di tengah
kondisi ekonomi yang sulit.
UMP 2021 TAK NAIK, KSPSI: MEMBERATKAN BURUH, EKONOMI SEDANG SULIT
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia ( KSPSI ) Andi Gani Nena Wea menolak
keras keputusan pemerintah yang tidak menaikkan upah minimum (UMP) di tahun 2021 .
1599

