Page 1620 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1620
Judul UMP 2021 Tak Naik, KSPSI: Ini Sangat Memberatkan
Nama Media kompas.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://money.kompas.com/read/2020/10/27/163000426/ump-2021-
tak-naik-kspsi--ini-sangat-memberatkan
Jurnalis Akhdi Martin Pratama
Tanggal 2020-10-27 16:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
lagi turun, tentu sangat berat
positive - Andi Gani Nena Wea (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI))
Seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih adil, yaitu tetap ada kenaikan UMP 2021
positive - Ida Fauziyah (Menteri Ketenagakerjaan) Dalam rangka memberikan perlindungan dan
kelangsungan bekerja bagi pekerja/buruh serta menjaga kelangsungan usaha, perlu dilakukan
penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan ekonomi di masa
pandemi covid-19
Ringkasan
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menolak
keputusan pemerintah yang tidak menaikan upah minimum ( UMP ) di tahun 2021.
Menurut dia, keputusan tersebut akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun di
tengah pandemi Covid-19.
UMP 2021 TAK NAIK, KSPSI: INI SANGAT MEMBERATKAN
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea menolak
keputusan pemerintah yang tidak menaikan upah minimum ( UMP ) di tahun 2021.
Menurut dia, keputusan tersebut akan membuat daya beli masyarakat semakin menurun di
tengah pandemi Covid-19.
1619

