Page 1622 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1622
Judul Upah Minimum 2021 Tak Ada Kenaikan, Arief Poyuono: Keputusan
Menaker Memperlemah Daya Beli Pekerja
Nama Media tribunnews.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://www.tribunnews.com/nasional/2020/10/27/upah-minimum-
2021-tak-ada-kenaikan-arief-poyuono-keputusan-menaker-
memperlemah-daya-beli-pekerja
Jurnalis Vincentius Jyestha Candraditya
Tanggal 2020-10-27 16:26:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Keputusan
Menaker tidak tepat dan justru makin memperlemah daya beli kaum pekerja
negative - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Artinya memang
produksi menurun namun seiring juga dengan pengurangan tenaga kerjanya. Jadi tidak ada
alasan yang tepat bagi Menaker untuk tidak menaikan upah minimum 2021
positive - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Nah percuma
dong ada prediksi dari bank dunia, IMF yang menyatakan pada 2021 perekonomian Indonesia
akan tumbuh 4-5 persen pasca covid
neutral - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Percuma saja
keyakinan pak Jokowi terhadap perekonomian nasional yang akan tumbuh positive di 2021
dengan UU Cipta Kerja kalau upah minimum buruh tidak naik
Ringkasan
Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono angkat bicara soal keputusan
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang mengeluarkan surat edaran Nomor
M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020.
Arief mengatakan keputusan Menaker tersebut tidak tepat dan justru memperlemah daya beli
kaum pekerja.
1621

