Page 1628 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1628

Judul               Upah Minimum 2021 Tak Naik, Buruh: Sangat Memberatkan

                Nama Media          detik.com
                Newstrend           Peraturan Upah Minimum

                Halaman/URL         https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5230825/upah-
                                    minimum-2021-tak-naik-buruh-sangat-memberatkan

                Jurnalis            Danang Sugianto
                Tanggal             2020-10-27 16:20:00

                Ukuran              0
                Warna               Warna

                AD Value            Rp 17.500.000
                News Value          Rp 52.500.000
                Kategori            Dirjen PHI & Jamsos

                Layanan             Korporasi
                Sentimen            Negatif



              Narasumber

              negative - Andi Gani Nena Wea (Presiden KSPSI) Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi
              kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang lagi turun, tentu sangat berat


              Ringkasan

              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  buka  suara  terkait  keputusan
              Kementerian  Ketenagakerjaan  yang  tidak  menaikkan  upah  minimum  2021.  Mereka  menolak
              keras keputusan tersebut.

              Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengaku kecewa keputusan itu diambil saat kondisi sulit
              akibat  pandemi  COVID-19.  Menurutnya  keputusan  itu  akan  membuat  daya  beli  masyarakat
              semakin menurun.



              UPAH MINIMUM 2021 TAK NAIK, BURUH: SANGAT MEMBERATKAN

              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (KSPSI)  buka  suara  terkait  keputusan
              Kementerian  Ketenagakerjaan  yang  tidak  menaikkan  upah  minimum  2021.  Mereka  menolak
              keras keputusan tersebut.

              Presiden KSPSI Andi Gani Nena Wea mengaku kecewa keputusan itu diambil saat kondisi sulit
              akibat  pandemi  COVID-19.  Menurutnya  keputusan  itu  akan  membuat  daya  beli  masyarakat
              semakin menurun.

              "Ini sangat memberatkan buruh dalam kondisi kesulitan ekonomi dan daya beli masyarakat yang
              lagi turun, tentu sangat berat," tuturnya, Selasa (27/10/2020).



                                                          1627
   1623   1624   1625   1626   1627   1628   1629   1630   1631   1632   1633