Page 1630 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1630
Judul UMP Tidak Naik Tanda Menaker Nggak Pede Dengan Program Jokowi
Nama Media rmol.id
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://politik.rmol.id/read/2020/10/27/458458/ump-tidak-naik-tanda-
menaker-nggak-pede-dengan-program-jokowi
Jurnalis redaksi
Tanggal 2020-10-27 16:16:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Ida Fauziyah (Menaker) Pertanyaannya apakah barang dan jasa yang dihasilkan dari
produktivitas kaum pekerja harganya turun kan enga, hanya dari sisi permintaan yang
mengalami penurunan 50 hingga 60 persen. Artinya, memang produksi menurun, namun seiring
juga dengan pengurangan tenaga kerjanya
positive - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Nah percuma
dong ada prediksi dari Bank Dunia dan IMF yang menyatakan pada 2021 perekonomian
Indonesia akan tumbuh 4 hingga 5 persen pasca Covid-19
neutral - Arief Poyuono (Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu) Percuma juga
keyakinan Pak Jokowi terhadap perekonomian nasional yang akan tumbuh positif di 2021 dengan
UU Ciptaker kalau UMP buruh tidak naik
Ringkasan
Ketua Leputusan Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah yang tidak menaikkan upah
minimum provinsi (UMP) di tahun 2021 disayangkan banyak pihak.
Bagi Ketua Umum Federasi Serikat Pekerja BUMN Bersatu Arief Poyuono, keputusan Menteri
Fauziyah mengeluarkan Surat Edaran Nomor M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020
tidak tepat.
1629

