Page 1683 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1683
Judul Aksi Tolak Upah Minimum 2021, Ribuan Buruh Jabar Joget di Depan
Gedung Sate
Nama Media detik.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://news.detik.com/berita-jawa-barat/5230583/aksi-tolak-upah-
minimum-2021-ribuan-buruh-jabar-joget-di-depan-gedung-sate
Jurnalis Yudha Maulana
Tanggal 2020-10-27 14:36:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
negative - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Pemerintah sudah sejak awal
menggulirkan opini itu, menggiring opini itu supaya rakyat, khususnya kaum buruh memaklumi
kalau upah buruh 2021 tidak naik, akan disamakan dengan upah tahun 2020. Artinya apa?
Pemerintah tidak pro rakyat, tidak pro buruh sebenarnya masalah seperti ini bukan pertama kali
kita pernah krisis 98. Upah naik tidak masalah
neutral - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Pemerintah tetap menaikkan upah
buruh sebagai jaring pengaman yaitu upah minimum baik UMP, UMK dan UMSK sebagai jaring
pengamanan
negative - Muhamad Sidarta (Ketua DPD FSP LEM SPSI Jabar) Kami menolak isi surat edaran
tersebut, itu pasti akan memperlemah daya beli kaum buruh dan rakyat, karena upah buruh
dibelanjakan untuk pedagang, ojek, untuk mengontrak rumah dibelanjakan lagi kalau daya beli
(buruh) melemah tentu masyarakat lain juga melemah
negative - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) UU Cipta Kerja itu cacat formal
dari jumlah halamannya, artinya menandakan bahwa terjadi kekacauan dan DPR tidak siap
melakukan pengesahan. Kami melakukan mosi tidak percaya kepada DPR RI khususnya fraksi
yang menyetujui Omnibys Law ini
neutral - Roy Jinto Ferianto (Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP) Yang datang hanya perwakilan
dari berbagai daerah ini mendadak, rapat ini hari Minggu dilakukan Senin, tahu-tahu malam
keluar surat edaran. Makanya perwakilan datang ke sini kita akan melakukan aksi lanjutan pada
5,9,20 dan 21 November untuk aksi serentak mogok di seluruh wilayah Jawa Barat
1682

