Page 1790 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1790
KARYAWAN TETAP MASUK SAAT CUTI BERSAMA, MENAKER: WAJIB DIBERIKAN
UPAH LEMBUR
Pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni Menteri Agama, Menteri
Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB telah sepakat menetapkan Libur Nasional dan Cuti
Bersama tahun 2020 . Dalam waktu dekat, cuti bersama bakal jatuh pada tanggal 28 dan 30
Oktober 2020. Sementara tanggal 29 Oktober 2020 adalah libur nasional peringatan Maulid Nabi
Muhammad SAW.
Terkait aturan cuti bersama, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyatakan bahwa cuti
bersama untuk pekerja di sektor swasta bersifat fakultatif. "Cuti bersama bagi sektor swasta itu
fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan serikat pekerja dan pengusaha
dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing perusahaan," kata Ida di Jakarta, hari
Selasa (27/10/2020).
Perusahaan pun yang tidak meliburkan pekerjanya di waktu-waktu tersebut tidak akan dikenai
sanksi atau denda. "Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda," ucap Ida. Namun
menurutnya, perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama, maka
harus memberikan upah lembur. "Dan apabila dinyatakan sebagai hari cuti bersama, tapi
ternyata pekerja harus masuk kerja, maka berlaku upah lembur," imbuhnya.
Kebijakan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sudah menjadi bagian dalam cuti tahunan
sebagaimana hak pekerja. Pelaksanaan cuti bersama bersifat fakultatif atau pilihan sesuai
dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikat
buruh dengan pengusaha, perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja
bersama dan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan kondisi dan
kebutuhan operasional perusahaan, Adapun, pekerja/buruh yang melaksanakan cuti pada hari
cuti bersama, maka hak cuti yang diambilnya mengurangi hak atas cuti tahunan pekerja/buruh
yang bersangkutan. "Sementara pekerja/buruh yang bekerja pada hari cuti bersama, maka hak
cuti tahunannya tidak berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa," imbuh
Ida.
Bagi pekerja/buruh yang melaksanakan libur dan cuti bersama, Menaker Ida juga mengingatkan
bahwa saat ini masih dalam situasi pandemi Covid-19. Pekerja/buruh diminta untuk
memperhatikan protokol kesehatan selama menjalani libur atau cuti bersama. "Gunakan waktu
cuti atau libur dengan sebijak mungkin. Manfaatkan cuti dan libur ini untuk berlibur dan
merekatkan kehangatan bersama keluarga. Tetap terapkan 3M, menjaga jarak, mencuci tangan,
dan menggunakan masker. Sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan, karena selama
pandemi ini, meskipun fisik kita berjarak, namun hati kita semakin dekat," pesan Ida.
(nng).
1789

