Page 1785 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1785
Judul Garuda Indonesia Putus Kontrak 700 Karyawan!
Nama Media wartaekonomi.co.id
Newstrend PHK PT Garuda Indonesia
Halaman/URL https://www.wartaekonomi.co.id/read311073/garuda-indonesia-putus-
kontrak-700-karyawan
Jurnalis Mochamad Rizky Fauzan
Tanggal 2020-10-27 12:23:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
positive - Irfan Setiaputra (Direktur Utama Garuda Indonesia) Sehubungan dengan informasi
mengenai pemutusan hubungan kerja yang dilakukan Garuda Indonesia terhadap sejumlah
karyawan, perlu kiranya kami sampaikan bahwa pada dasarnya kebijakan yang diberlakukan
adalah penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status tenaga kerja kontrak
positive - Irfan Setiaputra (Direktur Utama Garuda Indonesia) Kebijakan tersebut merupakan
keputusan sulit yang terpaksa kami ambil setelah melakukan berbagai upaya penyelamatan
untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di tengah tantangan dampak pandemi Covid-
19
neutral - Irfan Setiaputra (Direktur Utama Garuda Indonesia) Namun demikian, pada titik ini,
keputusan berat tersebut terpaksa harus kami tempuh di tengah situasi yang masih penuh
dengan ketidakpastian ini. Kami turut menyampaikan rasa terima kasih kepada karyawan yang
terdampak kebijakan ini atas dedikasi dan kontribusinya yang telah diberikan terhadap
perusahaan hingga saat ini
positive - Irfan Setiaputra (Direktur Utama Garuda Indonesia) Namun, kami yakini segala langkah
dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan ke depan dapat mendukung upaya
pemulihan kinerja Garuda Indonesia agar dapat bertahan melewati krisis pada masa pandemi
dan juga menjadi penguat fondasi bagi keberlangsungan perusahaan di masa yang akan datang
Ringkasan
Maskapai penerbangan pelat merah Garuda Indonesia memutus kontrak sekitar 700 pekerjanya.
Pemutusan kontrak dilakukan setelah para pekerja itu dirumahkan tanpa gaji sejak Mei 2020
lalu. Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, mengatakan, kebijakan putus kontrak
tersebut bakal berlaku mulai 1 November 2020 mendatang.
1784

