Page 1783 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1783
KONDISI TERKINI UNJUK RASA BURUH DI GEDUNG SATE, MASSA LONGMARCH
DARI MONUMEN PERJUANGAN
ejumlah buruh dari berbagai elemen konfederasi serikat pekerja mulai dan terus berdatangangan
secara bertahap di Monumen Perjuangan (Monju) Jawa Barat, pukul 10.30 WIB.
Monju menjadi titik kumpul sebelum menggelar aksi unjuk rasa di Gedung Sate dan DPRD Jawa
Barat, Selasa (27/10/2020).
Berdasarkan pantauan lapangan, rombongan buruh datang menggunakan berbagai kendaraan
roda dua, roda empat, hingga bus yang dihiasi oleh spanduk dan bendera dari masing-masing
konfederasi.
Para peserta aksi langsung pun berbaur dengan kelompok buruh lainnnya.
Bahkan beberapa di antaranya menyerbu lapak-lapak pedagang kaki lima untuk sekadar membeli
sarapan dan kebutuhan lainnya, seperti camilan, air mineral kemasan, hingga rokok.
Sekitar pukul 11.15 WIB, massa aksi pun mulai mempersiapkan diri untuk menggelar aksi
longmarch menuju Gedung Sate dan DPRD Provinsi Jawa Barat.
Dipimpin sebuah mobil komando dan diikuti rombongan motor buruh, peserta aksi pun bergerak
sambil tetap mengedepankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker dan menerapkan
physial distancing atau menjaga jarak dalam barisan selama longmarch.
"Hari ini kita, buruh di Jawa Barat kembali di paksa untuk turun aksi ke jalan memperjuangkan
nasib dan kesejahteraan, setelah Menaker (Menteri Ketenagakerjaan) mengeluarkan surat
edaran bagi seluruh buruh Indonesia untuk menyepakati UMP tahun 2021 tidak naik. Hal ini
menjadi bukti adanya konspirasi antara pelaku bisnis, pengusaha, dan pemerintah pusat mencari
keuntungan dengan mengorbankan nasib rakyat," ucap orator dari atas mobil komando yang
menuju Gedung Sate.
Dari atas mobil komando terdengar instruksi bagi para peserta aksi untuk selalu menjaga
protokol kesehatan selama berlangsungnya aksi tersebut.
Rombongan longmarch yang melewati persimpangan Jalan Sultan Tirtayasa dari Monju pun
membuat arus lalu lintas kendaraan dari Jalan Layang Pasupati menuju Jalan Surapati dan
sebaliknya sempat terhenti.
Namun arus lalu lintas berangsur normal setelah petugas kepolisian mengatur laju kendaraan di
lokasi tersebut, serta mengawal rombongan buruh menuju Gedung Sate untuk menyampaikan
aspirasinya.
Sebelumnya, Ketua DPD FSP LEM SPSI Jawa Barat, Muhamad Sidarta, mengatakan, aksi unjuk
rasa ini merupakan hasil kesepakatan bersama semua serikat pekerja dan serikat buruh se-Jawa
Barat, Minggu (25/10/2020).
Dalam kesepakatan rapat bersama tersebut, sedikitnya tiga ribuan pekerja/buruh akan
menggelar unjuk rasa di Gedung Sate, DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Dinas Tenaga Kerja
Provinsi Jawa Barat, dengan titik kumpul aksi berada di Monumen Perjuangan (Monju).
"Estimasi buruh /pekerja yang akan ikut dalam aksi ini mencapai 3.000-an, karena sudah ada
surat keputusan bersama nomor: khusus/SP/SB/JB/XI/2020, yang menginstruksikan kepada
setiap pengurus dan perwakilan anggota serikat pekerja/buruh se-Jawa Barat untuk
mengirimkan minimal 10 persen dari jumlah anggotanya masing-masing, mulai jam 08.00 sampai
selesai," ujar Sidarta saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin (26/10/2020).
1782

