Page 1781 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1781
Hal itu ia sampaikan terkait jadwal cuti bersama Maulid Nabi Muhammad yang bakal jatuh pada
28 dan 30 Oktober 2020.
"Cuti bersama bagi sektor swasta itu fakultatif, maka pelaksanaannya berdasarkan kesepakatan
serikat pekerja dan pengusaha dengan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing
perusahaan," kata Ida lewat keterangan resmi yang diterima CNNIndonesia.com Selasa (27/10).
Seperti diketahui, pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) tiga menteri, yakni
Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri PAN-RB sepakat menetapkan Libur
Nasional dan Cuti Bersama 2020 pada akhir Oktober ini.
Namun, jika perusahaan tidak meliburkan pekerjanya di waktu cuti bersama yang telah
ditetapkan dalam SKB, maka mereka tidak akan dikenai sanksi atau denda.
"Karena fakultatif, maka tidak wajib dan tidak ada denda," ucap Ida.
Kendati demikian, perusahaan yang mempekerjakan pekerjanya selama libur cuti bersama harus
memberikan upah lembur.
Ida menuturkan kebijakan cuti bersama yang ditetapkan pemerintah sudah menjadi bagian
dalam cuti tahunan sebagaimana hak pekerja. Tapi, pelaksanaan cuti bersama memang bersifat
opsional dan sesuai dengan kesepakatan antara pengusaha dan pekerja/buruh dan/atau serikat
pekerja/serikat buruh dengan pengusaha.
Kesepakatan tersebut juga dapat diatur dalam perjanjian kerja, peraturan perusahaan, atau
perjanjian kerja bersama dan peraturan perundang-undangan, dengan mempertimbangkan
kondisi dan kebutuhan operasional perusahaan.
Bagi pekerja/buruh yang melaksanakan cuti pada hari cuti bersama, kata Ida, maka hak cuti
yang diambilnya mengurangi hak atas cuti tahunan pekerja/buruh yang bersangkutan.
Sementara pekerja/buruh yang bekerja pada hari cuti bersama, maka hak cuti tahunannya tidak
berkurang dan kepadanya dibayarkan upah seperti hari kerja biasa.
Bagi pekerja/buruh yang melaksanakan libur dan cuti bersama, Ida juga mengingatkan bahwa
saat ini masih dalam situasi pandemi covid-19. Pekerja/buruh diminta untuk memperhatikan
protokol kesehatan selama menjalani libur atau cuti bersama.
"Gunakan waktu cuti atau libur dengan sebijak mungkin. Manfaatkan cuti dan libur ini untuk
berlibur dan merekatkan kehangatan bersama keluarga. Tetap terapkan 3M, menjaga jarak,
mencuci tangan, dan menggunakan masker. Sebisa mungkin untuk menghindari kerumunan,
karena selama pandemi ini, meskipun fisik kita berjarak, namun hati kita semakin dekat,"
pungkasnya.
(hrf/agt).
1780

