Page 1776 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1776
Judul Buruh Takut Daya Beli Amblas Imbas Upah Tak Naik
Nama Media detik.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5230337/buruh-takut-
daya-beli-amblas-imbas-upah-tak-naik
Jurnalis Trio Hamdani
Tanggal 2020-10-27 12:30:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Dirjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Mirah Sumirat (Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia)) Jadi
kalau poin dari saya itu cukup berbahaya bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia karena daya beli
masyarakat itu menjadi tidak terangkat karena upahnya nggak ada kenaikan
neutral - Mirah Sumirat (Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia)) Itu
berdampak kepada hasil produksi atau barang-barang yang dihasilkan, atau penjualan-penjualan
yang dilakukan oleh UKM atau perusahaan kecil, menengah dan besar tidak terbeli gara-gara
upahnya nggak naik
neutral - Said Iqbal (Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia) Tinggal konsumsi, konsumsi
yang bisa dijaga untuk menjaga pertumbuhan ekonomi, agar tidak makin resesi dalam adalah
dengan cara menjaga daya beli, purchasing power. Upah adalah salah satu instrumennya
Ringkasan
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat mencemaskan daya
beli buruh bakal amblas imbas tak naiknya upah minimum 2021. Penurunan daya beli ini bakal
membuat produk-produk yang dihasilkan industri tak terbeli.
Jika hal itu terjadi maka menjadi ancaman bagi pertumbuhan ekonomi yang ditopang oleh
konsumsi.
BURUH TAKUT DAYA BELI AMBLAS IMBAS UPAH TAK NAIK
Presiden Asosiasi Serikat Pekerja Indonesia (Aspek Indonesia) Mirah Sumirat mencemaskan daya
beli buruh bakal amblas imbas tak naiknya upah minimum 2021. Penurunan daya beli ini bakal
membuat produk-produk yang dihasilkan industri tak terbeli.
1775

