Page 1832 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1832
PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk memutus kontrak sekitar 700 pekerjanya. Pemutusan
kontrak dilakukan, setelah para pekerja itu dirumahkan tanpa gaji sejak Mei 2020 lalu.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menyatakan yang dilakukan manajemen
bukanlah PHK, melainkan penyelesaian lebih awal masa kontrak kerja karyawan dengan status
tenaga kerja kontrak.
"Sehubungan dengan informasi mengenai pemutusan hubungan kerja atau PHK yang dilakukan
Garuda Indonesia terhadap sejumlah karyawan, perlu kiranya kami sampaikan bahwa pada
dasarnya kebijakan yang diberlakukan adalah percepatan penyelesaian kontrak kerja," kata Irfan
dalam penjelasan tertulis kepada kumparan, Selasa (27/10).
Dia menjelaskan, kebijakan tersebut mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya
700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak. Sebelumnya, para pekerja itu sudah dirumahkan
tanpa digaji ( unpaid leave ) sejak Mei 2020.
Menurut Irfan, langkah tersebut diambil sebagai imbas turunnya demand layanan penerbangan
pada masa pandemi . Dia memastikan semua hak karyawan yang terkena pemutusan kontrak
kerja ini akan dipenuhi. Termasuk hak-hak yang seharusnya diterima di waktu mendatang,
sebelum kontraknya resmi berakhir.
"Garuda Indonesia memastikan akan memenuhi seluruh hak karyawan yang terdampak sesuai
dengan peraturan yang berlaku, termasuk pembayaran di awal atas kewajiban Perusahaan
terhadap sisa masa kontrak karyawan," tandasnya.
Irfan mengakui, kebijakan tersebut merupakan keputusan sulit yang terpaksa diambil, setelah
melakukan berbagai upaya penyelamatan untuk memastikan keberlangsungan perusahaan di
tengah tantangan dampak pandemi COVID-19.
Dia menyatakan dampak pandemi COVID-19 ternyata lebih panjang dari yang diperkirakan
sebelumnya. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap kinerja perusahaan yang mana kondisi
Perusahaan sampai saat ini belum menunjukkan perbaikan yang signifikan.
"Namun kami yakini segala langkah dan upaya perbaikan yang terus akan kami lakukan ke
depan, dapat mendukung upaya pemulihan kinerja Garuda Indonesia, agar dapat bertahan
melewati krisis pada masa pandemi dan juga menjadi penguat pondasi bagi keberlangsungan
Perusahaan di masa yang akan datang," tandas Dirut Garuda Indonesia itu.
PHK Pandemi Garuda Indonesia 1603766745446604425 2 0 2020 (c) PT Dynamo Media Network
Version 1.1.301.
1831

