Page 1836 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1836
DEMO TOLAK UU CIPTA KERJA, 15 RIBU BURUH SIAP GERUDUK KANTOR
GUBERNUR JATIM
Sebanyak 15 ribu buruh dari berbagai aliansi atau serikat pekerja di seluruh Jawa Timur siap
mengeruduk kantor Gubernur Jatim yang berlokasi di Jalan Pahlawan Surabaya, untuk demo
menolak Undang-Undang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).
"Aksi demonstrasi dipusatkan di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya.
Massa aksi diperkirakan mencapai 15 ribu orang dari berbagai daerah kawasan industri di Jawa
Timur," ujar presidium atau juru bicara aliansi serikat pekerja/ serikat buruh Jawa Timur, Jazuli,
Selasa (27/10/2020).
Dia mengatakan, massa aksi akan bergerak secara bergelombang dari kawasan-kawasan industri
menuju titik kumpul utama di Bundaran Waru atau Cito Mall, Kebun Binatang Surabaya (KBS)
dan Kawasan Industri Margomulyo sekitar pukul 12.00 WIB.
"Kemudian secara bersama-sama menuju kantor Gubernur Jawa Timur, diperkirakan massa aksi
sampai di Jalan Pahlawan Surabaya, sekitar pukul 14.00 WIB," ucapnya.
Sementara itu, juru Bicara KSPI Jawa Timur, Nurudin Hidayat mengungkapkan, selain menolak
UU Cipta Kerja, 15 ribu buruh juga mengusung isu lokal yang berkaitan dengan penetapan upah
minimum.
"Semua upah minimum akan kami angkat, baik itu upah minimum kabupaten maupun kota, upah
minimum sektoral maupun upah minimum provinsi," ucapnya.
Dikonfirmasi berapa upah minimum yang minta dinaikkan, Nurudin mengatakan, pihaknya
meminta penetapan UMP diambil dari rata-rata UMK tahun 2020.
"Jadi UMP 2021 itu rata-rata UMK tahun 2020 sebesar 2,5 juta rupiah," ujarnya.
15 ribu buruh yang akan gelar demo dari 16 konfederasi dan federasi serikat pekerja atau serikat
buruh yaitu KSPSI, KSPI, KSBSI, FSP LEM SPSI, FSP KEP SPSI, FSP RTMM SPSI, FSP KAHUT
SPSI, FSP KEP KSPI, FSPMI KSPI, FSP PPMI KSPI, FSP FARKES Rev. KSPI, FSP KAHUTINDO, FSP
PRODUKTIVA, SPN, SARBUMUSI, dan FSP FARKES SPSI.
1835

