Page 1840 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 1840

UPAH MINIMUM DIPASTIKAN TIDAK AKAN NAIK PADA 2021, GAJI PEGAWAI
              DIPOTONG 2,5% UNTUK IURAN TAPERA
              Upah minimum Indonesia dipastikan tidak akan mengalami kenaikan tahun depan.

              Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah melalui Surat Edaran (SE)
              yang ditujukan kepada Gubernur se-Indonesia.

              Surat Edaran Nomor M/11/HK.04/2020 ini mengatur tentang Penetapan Upah Minimum Tahun
              2021 pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
              Dalam surat edaran tersebut, pemerintah memutuskan upah minimum 2021 tidak mengalami
              kenaikan alias setara dengan upah minimum tahun ini.

              "Mempertimbangkan  kondisi  perekonomian  Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan
              perlunya pemulihan ekonomi nasional, diminta kepada Gubernur untuk melakukan penyesuaian
              penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum Tahun 2020,"
              sebut surat edaran itu, dikutip Selasa (27/10/2020) seperti dikutip dari Kompas.com.

              Selanjutnya, upah minimum 2021 ini secara resmi akan ditetapkan dan diumumkan oleh seluruh
              pemerintah daerah pada akhir Oktober 2020.

              "Melaksanakan  penetapan  upah  minimum  setelah  tahun  2021  sesuai  ketentuan  peraturan
              perundang-undangan.  Menetapkan  dan  mengumumkan  Upah  Minimum  Provinsi  Tahun  2021
              pada tanggal 31 Oktober 2020," sebut surat edaran.

              Dilansir oleh Kompas.com, sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menuntut
              agar upah minimum naik pada 2021.

              Adapun kenaikan upah minimum yang mereka tuntut sebesar 8%.

              Apabila jika ada kenaikan upah, KSPI mengancam akn ada aksi demonstrasi buruh akan semakin
              besar, selain memperjuangkan penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

              Selain tak akan ada kenaikan upah, mulai Januari 2021, gaji pegawai swasta juga akan dipotong
              sebesar 2,5 %
              Jokowi setujui gaji swasta, TNI, POLRI dipotong 2,5 %

              Selain tak akan ada kenaikan upah, mulai Januari 2021, gaji pegawai swasta juga akan dipotong
              sebesar 2,5 %.

              Kebijakan ini tak hanya menyasar pegawai swasta, melainkan juga berlaku bagi PNS, TNI, serta
              Polri.
              Presiden Joko Widodo juga telah menyetujui pemotongan tersebut.

              Pemotongan gaji terhadap PNS TNI, Polri dan karyawan swasta ini rupanya digunakan untuk
              iuran Tapera.

              Sikap  pemerintah  terhadap  kebijakan  pemotongan  gaji  untuk  Tabungan  Perumahan  Rakyat
              (Tapera) ini dianggap seperti anjing menggonggong kafilah berlalu.
              Baca: Menaker Bocorkan Jadwal Pencarian BLT Subsidi Gaji Karyawan Rp 600 Ribu Gelombang
              Kedua

              Meski menimbulkan pro dan kontra, nyatanya pemerintah tetap memberlakukan pemotongan
              gaji sebesar 2,5 persen untuk Tapera mulai Januari 2021.
                                                          1839
   1835   1836   1837   1838   1839   1840   1841   1842   1843   1844   1845