Page 801 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 801
Ringkasan
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, 18 provinsi menetapkan upah minimumnya
tak naik pada 2021 mendatang.
Mereka dilaporkan sepakat mengikuti Surat Edaran (SE) tentang Penetapan Upah Minimum
Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
DAFTAR 18 PROVINSI YANG SUDAH DIPASTIKAN TAK MENAIKKAN UPAH
MINIMUM 2021
Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengatakan, 18 provinsi menetapkan upah minimumnya
tak naik pada 2021 mendatang.
Mereka dilaporkan sepakat mengikuti Surat Edaran (SE) tentang Penetapan Upah Minimum
Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).
"Terkait dengan upah minimum provinsi sudah ada laporan 18 provinsi yang akan mengikuti
Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan," ujarnya di Jakarta, Rabu (28/10/2020), dikutip dari
Kemnaker.go.id .
Upah Minimum Tak Naik di Tahun Depan, Subsidi Gaji Apakah Berlanjut? Ida Fauziyah Angkat
Bicara Gubernur yang Tidak Mematuhi Surat Edaran Upah Minimum Bisa Diberi Sanksi Upah
Minimum 2021 Tak Naik, Legislator Demokrat : Menaker Harusnya Pertimbangkan Prinsip
Keadilan Adapun 18 provinsi yang dimaksud yakni sebagai berikut: 1. Jawa Barat 2. Banten 3.
Bali 4. Aceh 5. Lampung 6. Bengkulu 7. Kepulauan Riau 8. Bangka Belitung 9. Nusa Tenggara
Barat 10. Nusa Tenggara Timur 11. Sulawesi Tengah 12. Sulawesi Tenggara 13. Sulawesi Barat
14. Maluku Utara 15. Kalimantan Barat 16. Kalimantan Timur 17. Kalimantan Tengah 18. Papua.
"Jadi, sebenarnya posisinya setelah kita mendiskusikan secara mendalam, mempertimbangkan
berbagai hal, jalan tengah yang bisa kita ambil adalah dengan tetap sebagaimana upah minimum
2020." "Ini adalah jalan tengah yang kita ambil hasil diskusi di Dewan Pengupahan Nasional."
"Kita harap para gubernur menjadikan ini sebagai referensi dalam menetapkan upah minimum,"
jelasnya.
Penerbitan SE ini dilakukan dalam rangka memberikan perlindungan dan keberlangsungan
bekerja bagi pekerja/buruh serta menjaga kelangsungan usaha.
Perlu dilakukan penyesuaian terhadap penetapan upah minimum pada situasi pemulihan
ekonomi di masa pandemi Covid-19.
Pemerintah Dilematis Tetapkan Upah Minimum 2021, Prioritas Utama Tidak Ada PHK Dijanjikan
Upah Rp 300 Ribu, Juru Parkir di Bandar Lampung Nyambi Jadi Kurir Sabu Politikus Golkar
Pahami Keputusan Menaker Tak Naikan Upah Minimum 2021 Akibat Ekonomi Terpuruk
Penerbitan SE ini juga dilatarbelakangi keberadaan pandemi Covid-19 yang telah berdampak
pada kondisi perekonomian dan kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak pekerja/buruh
termasuk dalam membayar upah.
"Mempertimbangkan kondisi perekonomian Indonesia pada masa pandemi Covid-19 dan
perlunya pemulihan ekonomi nasional." "Diminta kepada Gubernur untuk melakukan
penyesuaian penetapan nilai Upah Minimum Tahun 2021 sama dengan nilai Upah Minimum
Tahun 2020," kata Ida.
Surat edaran penetapan upah minimum tersebut diteken oleh Menaker pada 26 Oktober 2020.
800

