Page 810 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 810

surat  edaran  Menaker  nomor  M/11/HK.04/X/2020  tentang  Penetapan  Upah  Minimum  Tahun
              2021 Pada Masa Pandemi Covid-19.
              Dengan kata lain, upah minimum di 18 provinsi tersebut tidak naik tahun depan. "Terkait dengan
              upah minimum provinsi, sampai tadi malam sudah ada 18 provinsi akan mengikuti surat edaran
              menteri ketenagakerjaan," ujar Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah, Rabu (28/10).

              Melalui surat edaran tersebut, para Gubernur diminta untuk melakukan penyesuaian penetapan
              nilai upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020, melaksanakan
              penetapan upah minimum setelah tahun 2021 sesuai dengan ketentuan peraturan perundan-
              undangan,  juga  menetapkan  dan  mengumumkan  upah  minimum  provinsi  tahun  2021  pada
              tanggal 31 Oktober 2020.

              Penetapan upah minimum tahun 2021 pun dengan mempertimbangkan kondisi perekonomian
              Indonesia  pada  masa  pandemi  Covid-19  dan  perlunya  pemulihan  ekonomi  nasional.Ida
              menyebutkan,  penetapan  upah  minimum  2021  telah  menggunakan  Kebutuhan  Hidup  Layak
              (KHL)  tahun  2021  seperti  yang  ketentuan  yang  ada  di  PP  78  tahun  2015.  Meski  begitu,  PP
              tersebut tidak didesain dengan kondisi adanya pandemi seperti saat ini. Menurutnya, keputusan
              penetapan upah 2021 ini sudah melalui diskusi dan pertimbangan sehingga jalan yang tengah
              diambil adalah upah 2021 sama dengan 2021.

              Lebih lanjut, dia juga mengatakan, yang menetapkan upah minimum masing-masing provinsi
              adalah para gubernur. Dia pun berharap latar belakang dan beberapa landasan yuridis yang
              sudah  disebutkan  di  surat  edaran  tersebut  menjadi  penguat  bagi  para  gubernur  dalam
              mengambil kebijakan terkait dengan upah minimum di 2021.

              "Di  surat  edaran  itu  memang  meminta,  tapi  saya  kira  gubernur  akan  juga  melihat  kondisi
              perekonomian di masing-masing provinsinya, saya kira dewan pengupahan daerah juga akan
              dilibatkan  dalam  merumuskan  upah  minimum  provinsi.  Karena  ketika  kami  mendiskusikan
              Dewan Pengupahan Nasional, itu sebenarnya juga berdasarkan masukan dari berbagai pengurus
              pengupahan daerah," ujar Ida.
              Harga hemat di katalog promo Hari Hari Swalayan KJSM 29 Oktober Adapun, 18 provinsi yang
              akan melaksanakan SE tentang upah minimum 2021 yakni: 1. Jawa Barat 2. Banten 3. Bali 4.
              Aceh 5. Lampung 6. Bengkulu 7. Kepulauan Riau 8. Bangka Belitung 9. Nusa Tenggara Barat 10.
              Nusa Tenggara Timur 11. Sulawesi Tengah 12. Sulawesi Tenggara 13. Sulawesi Barat 14. Maluku
              Utara 15. Kalimantan Barat 16. Kalimantan Timur 17. Kalimantan Tengah 18. Papua.





























                                                           809
   805   806   807   808   809   810   811   812   813   814   815