Page 836 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 836
Judul 18 Provinsi Kompak Tak Naikkan Upah Minimum, Berapa Besarannya?
Nama Media detik.com
Newstrend Peraturan Upah Minimum
Halaman/URL https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/5233286/18-provinsi-
kompak-tak-naikkan-upah-minimum-berapa-besarannya
Jurnalis Herdi Alif Al Hikam
Tanggal 2020-10-29 11:17:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Kementerian Ketenagakerjaan
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Narasumber
neutral - Ida Fauziyah (Menaker) Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam
sudah ada 18 provinsi yang mereka akan mengikuti Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan
Ringkasan
Upah minimum 2021 diputuskan tidak naik. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
menyatakan ada 18 provinsi yang kompak tidak menaikkan upah minimum 2021.
"Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam sudah ada 18 provinsi yang mereka
akan mengikuti Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan," kata Ida di Jakarta, Rabu
(28/10/2020).
18 PROVINSI KOMPAK TAK NAIKKAN UPAH MINIMUM, BERAPA BESARANNYA?
Upah minimum 2021 diputuskan tidak naik. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah
menyatakan ada 18 provinsi yang kompak tidak menaikkan upah minimum 2021.
"Terkait dengan upah minimum provinsi sampai tadi malam sudah ada 18 provinsi yang mereka
akan mengikuti Surat Edaran (SE) Menteri Ketenagakerjaan," kata Ida di Jakarta, Rabu
(28/10/2020).
Adapun SE yang dimaksud adalah Surat Edaran Menteri Ketenagakerjaan Nomor
M/ll/HK.04/X/2020 tentang Penetapan Upah Minimum Tahun 2021 Pada Masa Pandemi Corona
Virus Disease 2019 (COVID-19).
Berdasarkan pemantauan hingga hari Selasa, 27 Oktober 2020, pukul 16.35 WIB, daerah yang
sudah kompak tak menaikkan upah minimum yaitu Jawa Barat, Banten, Bali, Aceh, Lampung,
Bengkulu, Kepulauan Riau, hingga Bangka Belitung.
835

