Page 971 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 NOVEMBER 2020
P. 971
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah menyatakan ada beberapa menteri yang pada periode
survei Juli lalu kinerjanya tidak dominan. Namun, dalam survei Oktober ini menjadi dominan
seperti Sri Mulyani.
Menurutnya pula, dari sisi kepercayaan publik terhadap pemerintah menurun, tetapi orang per
orang banyak tokoh yang naik. Contohnya, kata dia, kepuasan atas kinerja Sri Mulyani sekarang
bisa mencapai 61 persen. Sementara di Juli lalu, kata dia, tokoh yang menempati posisi teratas
itu lebih dari 61 persen.
"Sri Mulyani Indrawati tiba-tiba menjadi paling tertinggi berkaitan dengan kepuasan atas kinerja
menteri," kata Dedi dalam paparan hasil survei secara virtual, Rabu (28/10).
Dedi menjelaskan di bawah Mulyani, ada Prabowo Subianto dengan raihan 57 persen. Posisi
ketiga ada Mendagri Tito Karnavian 49 persen. Posisi berikutnya secara berurutan yakni Menteri
Luar Negeri Retno Marsudi 43 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 38 persen, Menko
Perekonomian Airlangga Hartarto 36 persen.
Lalu ada Menko Polhukkam Mahfud MD 34 persen, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Wishnutama 32 persen, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan 31 persen,
Menristek Bambang Brodjonegoro 28 persen.
Berikutnya Mensesneg Pratikno 26 persen, Menteri PUPR Basuki Hadimoeldjono 23 persen,
Menkop dan UKM Teten Masduki 19 persen Mensos Juliari Batubara 17 persen Menhub Budi
Karya Sumadi 14 persen, Menteri Bappenas Suharso Monoarfa 14 persen dan Menakertrans Ida
Fauziyah 13 persen.
Berikutnya ada Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar 10 persen, Menperin Agus Gumiwang 9
persen, Mendag Agus Suparmanto 9 persen, MenPAN dan RB Tjahjo Kumolo 9 persen, Menteri
ESDM Arifin Tasrif.
Lalu Menpora Zainudin Amali 7 persen, Mendikbud Nadiem Makarim 6 persen, Menteri ATR
Sofyan Djalil 4 persen, Menteri LHK Siti Nurbaya 4 persen, Menko PMK Muhadjir Effendi 3 persen,
Menteri PPA Gusti Ayu Bintang Darmavati 2 persen, Menag Fachrul Razi 1 persen.
Selanjutnya Mentan Syahrul Yasin Limpo 0,9 persen, Menteri KKP Edhy Prabowo 0,8 persen,
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto 0,8 persen, Menkum dan HAM Yasonna Laoly 0,4
persen dan Menkominfo Johnny Gerard Plate 0,3 persen.
Dedi menjelaskan faktor yang memengaruhi persepsi responden atas kinerja menteri adalah
kebijakan 51 persen, program sosial 19 persen, koordinasi antarlembaga 15 persen, transparansi
5 persen, dan faktor lain 10 persen.
Selain ketokohan, dalam survei IPO juga ditemukan kementerian yang dianggap responden
bekerja baik.
Posisi pertama linear dengan ketokohan, yakni Kemenkeu yang dipimpin Mulyani, dianggap
memiliki performa bagus. Nilainya 67 persen. Posisi kedua, ada Kementerian BUMN 66 persen.
"Kementerian BUMN ini ada peningkatan, karena sebelumnya pada Juli lalu tidak di posisi dua,"
kata Dedi.
Kementerian Luar Negeri di posisi ketiga dengan 64 persen. Posisi keempat Kemenhan 60
persen, kelima ada Kemendagri 58 persen.
Menurut Dedi, faktor yang memengaruhi persepsi berkaitan dengan penilaian publik terhadap
kinerja kementerian adalah kebijkan 36 persen, ketegasan menteri 26 persen, integritas 21
persen, empati 14 persen. "Sisanya atau faktor lain lima persen," tegas Dedi.
970

