Page 2 - SKH Palangka Post Edisi 08 Agustus 2019
P. 2

OPINI








                KAMIS, 8 AGUSTUS 2019                                                                                                                                                                02


                                            Mereformasi






                                 Monopoli Listrik









                                                                     Penulis: Fahmy Radhi
                                                (Pengamat Ekonomi Energi dan Pertambangan  Universitas Gadjah Mada)

                SEHARI setelah pemada-      Di tengah peningkatan kinerja   ini seolah DMS tidak bekerja   berlapis-lapis sehingga dapat   satu-satunya perusahaan listrik
                   man listrik di sebagian   PLN terkait dengan tingkat pem-  dengan baik. PLN seakan-akan   mencegah blackout accident,   di Indonesia dalam struktur
                                                                                                bahkan dapat dicapai zero black-
                                          adaman listrik (blackout rate),
                                                                     tidak dapat berkutik lantaran
                                                                                                                           monopoli. Secara teoretis, perusa-
                   wilayah Jawa Tengah,  pemadaman yang terjadi pada   gangguan awal dari transmisi Un-  out accident.     haan monopoli cenderung tidak
                                                                                                  Di luar masalah teknis terse-
                 Jawa Barat, DKI Jakarta,   Minggu (4/8) sesungguhnya   garan dan Pemalang terjadi secara   but, blackout accident diduga   efisien, yang ketidakefisienannya
                                          cukup mengejutkan. Itu karena
                                                                     cepat, yang dalam waktu singkat
                                                                                                                           dibebankan kepada konsumen
                    dan Banten, Presiden  dalam kurun waktu hampir 20   memicu kerusakan transmisi lain-  terkait dengan komando pucuk   dalam bentuk penetapan harga
                   Joko Widodo (Jokowi)   tahun, pemadaman listrik dalam   nya di Muara Karang dan Priok.   pimpinan di PLN, yang selama   di atas harga pasar. Kendati
                                                                       Tidak berlebihan dikatakan
                 mengujungi kantor pusat   waktu lama itu hampir tidak   bahwa kerusakan transmisi yang   ini dijabat Plt Dirut. Setelah So-  harga cenderung mahal, perusa-
                                                                                                                           haan monopoli tidak serta-merta
                                                                                                fyan Basir dilengserkan lantaran
                                          pernah terjadi sebelumnya. Pas-
                      PLN untuk meminta  alnya, PLN sudah menerapkan   terjadi di beberapa wilayah dan   tersandung kasus Riau-1, Men-  berorientasi kepada konsumen
                  penjelasan Direksi PLN   digital monitoring system (DMS)   dalam waktunya hampir ber-  teri BUMN Rini Soemarno tidak   dengan memberikan pelayanan
                  terkait dengan pemada-  yang canggih sehingga begitu   samaan merupakan blackout ac-  segera menetapkan Dirut PLN   prima (service excelent). Selain
                                                                                                definitif. Rini Soemarno hanya
                                                                                                                           itu, tata kelola dan proses bisnis
                                          ada gejala blackout dapat segera
                                                                     cident (kecelakaan pemadaman)
                  man listrik yang meluas   diketahui dan diatasi dalam   yang uncontrollable by manage-  menunjuk Plt Dirut PLN, itu   perusahaan monopoli cenderung
                 dalam waktu relatif lama.   tempo sesingkat-singkatnya.   ment. Cara agar blackout acci-  pun diterapkan secara ‘arisan’,   buruk dan tidak transparan se-
                                                                     dent itu tidak terjadi lagi seperti
                                            Kalaupun terpaksa ada pema-
                                                                                                yang dalam kurun waktu pendek
                                                                                                                           hingga menyulitkan pengawasan.
                  Jokowi tidak bisa meny-  daman, PLN biasanya memberi   yang diharapkan Jokowi, PLN   sudah ada 3 Plt Dirut PLN secara   Reformasi  PLN  sebagai  pe-
                 embunyikan kemarahan-    tahu konsumen sebelum pema-  perlu melakukan investigasi   bergantian. Nahas bagi Sripeni   rusahaan monopoli tidak harus
                                          daman, terjadinya dan berapa
                                                                                                Inten Cahyani harus menerima
                                                                                                                           melalui swastanisasi, tetapi lebih
                                                                     untuk menemukan penyebab
                nya setelah mendapatkan  lama pemadaman akan terjadi.  utama pemadaman tersebut,   bola panas terjadi blackout acci-  pada BUMN-isasi, dengan men-
                   penjelasan dari Pelak-   Dengan penerapan DMS, data   lalu mencarikan solusinya. Pal-  dent saat mendapat arisan men-  tapkan beberapa BUMN yang
                    sana tugas (Plt) Dirut   menunjukkan bahwa kondisi kel-  ing tidak ada dua variabel yang   jabat Plt Direktur Utama PLN.  masuk dalam bisnis listrik di
                                                                                                                           Indonesia. Penetapan beberapa
                                                                                                  Tentunya tidak mudah bagi
                                                                     diduga menjadi penyebab utama
                                          istrikan PLN sebenarnya semakin
                    PT PLN, Sripeni Inten  andal, yang ditunjukkan dari   pemadaman tersebut, yakni tek-  Sripeni yang baru menjabat   BUMN listrik memungkinkan
                Cahyani. Bahkan, Jokowi   parameter penghitungan pemada-  nis dan manajerial.   Plt Dirut PLN dalam beberapa   untuk saling bersaing secara se-
                                                                       Secara teknis, jaringan listrik
                  langsung pergi mening-  man listrik SAIDI (system average   Jawa dan Bali memang terhubung   hari harus memimpin dan men-  hat dalam pasar untuk memaksa
                                                                                                                           setiap BUMN listrik mencapai
                                          interruption duration index) dan
                                                                                                gomandoi dalam mengatasi
                   galkan kantor PLN tak   SAIFI (system average interrup-  ‘sambung-menyambung’ secara   pemadaman listrik dan menja-  lebih efisiensi sehingga dapat
                  lama setelah mendapat   tion frequency index). Pada 2016,   paralel sehingga kerusakan di   min pemadaman tidak terulang   terbentuklah harga pasar yang
                                                                     wilayah Jawa Tengah bisa me-
                                          tercatat per pelanggan bisa men-
                                                                                                kembali. Lebih-lebih jika sistem
                                                                                                                           lebih murah bagi konsumen.
                 penjelasan. Menanggapi  galami rata-rata 1,53 menit pema-  micu kerusakan transmisi di Jawa   ‘arisan’ Plt Dirut PLN masih   Selain penetapan harga pasar
                  penjelasan itu, Presiden   daman, turun menjadi 1,16 menit   Barat dan DKI Jakarta, yang me-  juga dipertahankan. Solusinya,   yang  lebih  menguntungkan
                      hanya meminta ke-   per pelanggan pada 2017, terus   nyebabkan pemadaman listrik di   penerapan ‘arisan’ Plt Dirut PLN   bagi konsumen, BUMN-BUMN
                                                                                                harus segera dihentikan, dengan
                                                                                                                           itu akan saling bersaing dalam
                                          berangsur turun pada 2018 den-
                                                                     wilayah tersebut. Untuk mence-
                  pada PLN untuk segera   gan lama pemadaman mencapai   gah kerusakan beruntun, selain   menetapkan Dirut PLN definitif   memberikan pelayanan prima.
 (Deputi Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden)  melakukan perbaikan   0,96 menit per pelanggan. Sangat   tetap menerapkan DMS, PLN   dalam waktu dekat ini.   Lagi-lagi rakyat sebahgai kon-
                                                                     harus menerapkan automatic
                                                                                                                           sumen yang akan diuntungkan
                                          disayangkan pemadaman kali ini
                  secepatnya dan jangan  kembali memurukkan kinerja PLN   protection system (APS).   Reformasi PLN         dalam struktur pasar pesaingan
                                                                       Dengan APS, kelebihan paso-
                                                                                                  Di luar kedua variabel tersebut,
                 sampai pemadaman se-     dalam memperkecil tingkat pema-  kan dapat dialihkan secara oto-  barangkali momentum blackout   sempurna, dengan pelaku pasar
                                          daman, yang sesungguhnya sudah
                                                                                                                           seluruhnya ialah BUMN. Dengan
                   rupa terulang kembali.  semakin membaik dicapai PLN,   matis ke wilayah lainnya, yang   accident dapat digunakan untuk   demikian, reformasi PLN bukan
                                          seperti ditunjukkan data tersebut.  kapasitasnya belum maksimal.   melakukan reformasi terhadap   dengan swastanisasi, melainkan
                                            Pemadaman yang terjadi kali   APS bisanya beroperasi secara   PLN yang selama ini merupakan   lebih pada BUMN-isasi.
                                                                                                                                                                                                                                                                      (Guru besar Kedokteran Unair Pendiri rumahginjal.id)
                            Militerisasi Mindset Nasionalisme
                                                                    Penulis: Ikhsan Yosarie
                                                          (Peneliti HAM dan Sektor Keamanan Setara Institute)
                 WACANA-WACANA yang       menjelaskan, TNI akan memper-  melakukan riset terkait dengan   UU TNI sebagai kebijakan politik   Tentu menjadi pertanyaan ber-
                cenderung mengarah kepada   siapkan personel yang tersebar   radikalisme dan intoleransi untuk   pemerintah bersama-sama Dewan   sama, mengapa untuk membina
                penggunaan aparat militer di   di seluruh wilayah Indonesia   membangun sebuah kurikulum   Perwakilan Rakyat (DPR) yang   karakter, kedisiplinan, dan nasi-
                ranah sipil kembali muncul ke   melalui teritorial TNI di Koramil   atau pelatihan untuk guru dan   dirumuskan melalui mekanisme   onalisme peserta didik di seko-
                ruang publik setelah beberapa   (Komando Rayon Militer), Lanal   siswa yang menonjolkan aspek   hubungan kerja antara pemerintah   lah harus melibatkan TNI yang
                waktu yang lalu, Kementerian   (Pangkalan TNI Angkatan Laut),   nasionalisme? Cara-cara seperti   dan Dewan Perwakilan Rakyat,   secara kultur berbeda sehingga
                Pendidikan dan Kebudayaan   Lanud (Pangkalan Udara Mili-  ini tentu tidak menimbulkan per-  seperti rapat konsultasi dan rapat   metodenya pun akan berbeda?
                (Kemendikbud) menggandeng   ter), sehingga mudah menjang-  soalan lainnya jika dibandingkan   kerja sesuai dengan peraturan   Di sisi lain, kita dapat melihat
                Tentara Nasional Indonesia   kau (siswa) di wilayah terpencil,   dengan menggandeng militer.    perundang-undangan.  dengan jelas bagaimana startup
                (TNI) untuk membina para   termasuk wilayah perbatasan.   Upaya-upaya untuk melibatkan   Dalam akun Twitter-nya pada   tumbuh subur di Indonesia.
                peserta didik baru.       Materi PLS menyesuaikan den-  alat negara, dalam hal ini TNI,   21 Juni 2019, Kemendikbud men-  Menjadi pertanyaan, bukankah
                 Wacana itu mengemuka pada   gan arahan Kemendikbud.  untuk tugas-tugas di luar tupoksi   getwit bahwa upacara bendera   orang-orang yang mendirikan
                Rapat Koordinasi antara Kemen-                       utamanya, tentu memiliki aturan   dan latihan baris-berbaris ialah   startup itu juga disiplin, me-
                dikbud dan TNI mengenai Pen-  Mindset dan peraturan  main yang harus ditaati. Dalam   contoh atau bentuk pembinaan   miliki karakter kuat, dan juga
                genalan Lingkungan Sekolah, di   Massifnya narasi-narasi yang   kasus ini, UU No 34 Tahun 2004   nasionalisme paling mendasar   cinta Tanah Air? Tentu mer-
                Kantor Kemendikbud, Jakarta,   berkaitan dengan radikalisme dan   tentang TNI (UU TNI) menjadi   yang akan dilakukan. Pada titik   eka punya, terlebih mereka juga
                pada pada 21 Juni lalu.   intoleransi, serta kenakalan remaja   acuannya. Namun, pada Pasal   ini, tentu tidak ada persoalan.   mengharumkan nama Indonesia
                 Dalam website Kemendikbud   yang berakibat mundurnya kuali-  7 ayat (2) UU TNI, dari 14 yang   Namun, ketika perspektif ini   di kancah dunia serta membantu
                dijelaskan bahwa pembinaan   tas generasi muda, memang harus   termasuk dalam operasi militer   diterapkan kepada anak-anak   membuka lapangan kerja.
                difokuskan pada karakter nasi-  dilawan dengan antitesisme. Salah   selain perang (OMSP), tidak ada   sekolah, tentu  akan menjadi   Selain  itu,  para  atlet  nasi-
                onalisme siswa dengan materi   satunya yang berkaitan dengan   satu pun poin yang menyebut sek-  kendala karena filosofi nasional-  onal kita pun juga tidak kurang
                mengacu pada Kemendikbud.   nasionalisme serta elemen-elemen   tor pendidikan ataupun sekadar   isme dicontohkan dengan hal-hal   dengan disiplin, karakter, dan
                Karakter utama yang diajarkan   yang terdapat dalam empat pilar   berkaitan dengan sektor pendi-  yang cenderung dekat dengan   nasionalisme. Agar lebih rel-
                mengenai nasionalisme yang   kebangsaan.             dikan menjadi bagian dari OMSP   militeristik dan dimentori militer   evan, baik secara kultur maupun
                bertujuan menangkal paham   Narasi-narasi yang menjadi   sehingga menjadi pertanyaan   secara langsung. Padahal, di sisi   metode, cara dan pendekatan
                radikalisme di kalangan siswa.   antitesis tersebut harus ‘dicair-  mendasar, apa dasar Kemendik-  lain masih ada Pramuka dan   yang digunakan, mengapa Ke-
                 Kegiatan ini akan dilak-  kan’ agar tidak menjadi konsep   bud menggandeng TNI untuk   Purna Paskibraka Indonesia.   mendikbud tidak menggandeng
                sanakan pada masa pengenalan   yang kaku. Jika menjadi konsep   urusan sektor pendidikan? Apak-  Perlu diperhatikan juga bahwa   mereka saja dalam pemban-
                lingkungan sekolah (PLS) mulai   kaku, susah dikembangkan dan   ah Kemendikbud tidak membaca   jika latihan baris-berbaris dija-  gunan disiplin, karakter, dan
                jenjang sekolah dasar (SD), seko-  dijadikan bahan dialektika. Men-  bahwa sektor pendidikan tidak   dikan acuan pembinaan nasion-  nasionalisme di sekolah-sekolah?
                lah menengah pertama (SMP),   gapa harus dicairkan? Karena   termasuk dalam OMSP? Pun TNI   alisme paling mendasar, nilai-  Ini bukan persoalan benar atau
                hingga sekolah menengah atas   narasi yang akan dilawan ialah   seharusnya bisa menerima (jika   nilai yang terkandung dalam   salah, melainkan soal relevansi.
                (SMA) dan sekolah menengah   isme, yang berarti pikiran kontra   sesuai UU TNI) dan menolak (jika   baris-berbaris, seperti komando,   Masuknya militer ke ranah
                kejuruan (SMK). Panglima TNI,   pikiran sehingga narasi tersebut   tidak sesuai UU TNI).  instruktif, kesamaan, dan seren-  sipil, di luar konteks ketentuan
                Hadi Tjahjanto, juga menjelaskan   diterima secara logis, bukan   Persoalan ini berefek domino   tak akan masuk dalam pemaha-  OMSP, tidak hanya datang dari
                materi pembinaan akan bersum-  karena keterpaksaan.  kepada ketidakterpenuhan ihwal   man dan mindset anak sekolah   intervensi militer, tetapi juga tari-
                ber kepada penyiapan karakter   Menjadi pertanyaan umum,   kebijakan dan keputusan politik   tentang nasionalisme. Semen-  kan atau dorongan dari institusi
                siswa berdasarkan empat pilar   untuk melawan radikalisme dan   negara sebagai landasan berger-  tara itu, pemahaman dan pen-  sipil. Pada titik ini, harus disadari
                kebangsaan Indonesia, yaitu Pan-  intoleransi di kalangan siswa   aknya alat negara, dalam hal ini   gaplikasian nasionalisme akan   bahwa reformasi TNI, secara
                casila, Undang-Undang Dasar   sekolah, mengapa Kemendibud   TNI. Pada Pasal 5 dan Pasal 7 ayat   beragam sesuai dengan bidang   umum alat negara, harus berjalan
                1945, Negara Kesatuan Republik   justru  menggandeng  militer?   (3) disebutkan bahwa dalam men-  masing-masing, seperti para atlet   dua arah atau timbal balik, yakni
                Indonesia (NKRI), dan Bhinneka   Padanan pertanyaannya, mengapa   jalankan tugasnya di bidang per-  dan pendiri startup yang meng-  tidak hanya menuntut profesion-
                Tunggal Ika. Menurut Panglima   Kemendibud tidak menggandeng   tahanan negara dan menjalank-  harumkan nama bangsa melalui   alisme TNI, tetapi institusi sipil
                Hadi, hal ini untuk menyiapkan   lembaga negara, seperti Kemen-  an OMSP, harus dilaksanakan   bidangnya. Kemendikbud seha-  pun harus memastikan bahwa
                karakter siswa dalam mengha-  terian Agama (Kemenag), Badan   berdasarkan keputusan politik   rusnya fokus untuk melahirkan   kebijakan mereka searah dengan
                dapi bonus demografi pada 2045.  Pembinaan Ideologi Pancasila   negara. Penjelasan mengenai   insan-insan yang kritis, inovatif,   reformasi TNI serta menghorma-
                 Untuk mendukung PLS terse-  (BPIP), ataupun lembaga-lembaga   keputusan politik negara dijelas-  dan bergagasan melalui sistem   ti upaya reformasi yang tengah
                but, Panglima Hadi Tjahjanto   riset lainnya yang concern dan   kan pada pasal 5 bagian penjelasan   pendidikan nasional kita.   dilakukan TNI.


                    PALANGKA     POST                                                         Redaktur Pelansana : Agustinus Djatta, Redaktur : M Jaini, Rickover Lantera, Seventin Gustapatmi, Rangga Andika, Assisten Redaktur : Osten Siallagan. Reporter
                                                                                              di Palangka Raya : Wahyudi Hendra, M Habibi, Ferry Santoso, Arianata, Dewi Kencana Wati, Bella Romadhani, Yohanes, Adik Sigit Permana, M Ridwan Noor.
                                                                                              Koresponden, Nanga Bulik : Heriyadi, Sukamara : Fahriansyah, Sampit : HM Baderi (Ka Biro), Sumiati, Nafiri, Kuala Pembuang : Untung Wahyudi, Fredy
                                                                                              Mansyur Huda, Kasongan : Khairul Saleh, Kuala Kurun : Anthoneal, Pulang Pisau : Asprianta, Muara Teweh : Agus Siddik, Nasution, Puruk Cahu : Trisno,
                    Alamat        : Jalan G Obos Nomor 30 kav 1-2 Palangka Raya               Buntok : Shinta, Tamiang Layang : - , Kuala Kapuas : Bhakti Lapro Giadi, Sri Hayati, Pangkalan Bun : -
                    Penerbit      : PT Media Palangka Pambelum
                    Terbit Pertama   : 15 November 2001                                       Manager Produksi : Junaidi Effendi, Operator Cetak : Ari Hartanto, Yunus Y Ikat, Kodrat P Aji, Tunes, Montas : Syahroni, Pra Cetak : Agung Priantoko, Ridwan
                    SK Menteri Kehakiman dan HAM RI Nomor C-15977HT/01.01 tanggal 24 Desember 2001  Ismail, Andriansyah, Gabriella Ois Meysiana.
                                                                                              Manager Keuangan & Akuntansi : -, Kabag Keuangan : -, Koordinator Sales & Marketing : Windraty Embang, Marketing Iklan Jakarta : Maya. Rahmad
                    Dewan Redaksi                       : Ediya Moralia, M Harris Sadikin, Pariyanto  (08514680512), Account Executive : Meilisa Bela, Bagian Umum : Sigit Yadie Cahyo, HRD : M Alpiansyah.
                    Pemimpin Redaksi/Penanggung Jawab     : M Harris Sadikin
                    Pemimpin Perusahaan                 : Revy Apriani                        Agen : Palangka Raya : Fathir Agency (0536-322203), Anang Sukri Agency (081329051738), Kumala Agency (082156411182), Pangkalan Bun : Agency Ijai
                    Kabag Litbang                       : Hairil Supriadi                     (08125092246, Pagatan : Agency Syahrian (082153037502).
                    Ombudsman                           : -                                   Percetakan    : PT Media Palangka Pambelum
                                                                                              Alamat        : Jalan G Obos Nomor 30 kav 1-2 Palangka Raya (Isi Diluar Tanggung Jawab Percetakan)
   1   2   3   4   5   6   7