Page 97 - Kelompok 6 Kelas 12 SMA
P. 97

Hal lain yang juga ditampilkan Eka dalam novel ini menyangkut cara bertuturnya


                      yang agak janggal, tetapi benar secara semantis. Ia banyak menghadirkan metafora


                      yang  terasa  agak  aneh,  tetapi  tidak  menyalahi  makna  semantisnya.  Kadang  kala



                      muncul di sana-sini pola kalimat yang mengingatkan kita pada style penulis Melayu


                      Tionghoa. Di bagian lain, berhamburan pula analogi atau idiom yang tidak lazim,



                      tetapi justru terasa segar sebagai sebuah usaha melakukan eksplorasi bahasa. Dalam


                      hal ini, bahasa Indonesia dalam novel ini jadi terasa sangat kaya dengan ungkapan,


                      idiom, metafora, dan analogi.


                          Hal lain yang juga ditampilkan Eka dalam novel ini menyangkut cara bertuturnya



                      yang agak janggal, tetapi benar secara semantis. Ia banyak menghadirkan metafora


                      yang  terasa  agak  aneh,  tetapi  tidak  menyalahi  makna  semantisnya.  Kadang  kala


                      muncul di sana-sini pola kalimat yang mengingatkan kita pada style penulis Melayu



                      Tionghoa. Di bagian lain, berhamburan pula analogi atau idiom yang tidak lazim,


                      tetapi justru terasa segar sebagai sebuah usaha melakukan eksplorasi bahasa. Dalam


                      hal ini, bahasa Indonesia dalam novel ini jadi terasa sangat kaya dengan ungkapan,



                      idiom, metafora, dan analogi.


                          Dalam  beberapa  hal,  Lelaki  Harimau  harus  diakui,  berhasil  memperlihatkan


                      sejumlah capaian. Ia menjelma tidak sekadar mengandalkan imajinasi, tetapi juga



                      bertumpu  lewat  proses  berpikir  dan  tindak  eksploratif  kalimat  dengan  berbagai


                      kemungkinannya.  Peristiwa  perselingkuhan  Nuraeni-Anwar  Sadat  pun,  terasa


                      sebagai kisah yang eksotis (hlm. 133-142); prosesi penguburan Komar bin Syueb,


                      ayah  Margio  (hlm.  168-171),  menjadi  kisah  yang  di  sana-sini  menghadirkan



                      kelucuan.  Eka  seperti  sengaja  memporakporandakan  struktur  kalimat  yang  klise,


                      dan  sekaligus  menyodorkan  pola  yang  terasa  lebih  segar,  agak  janggal  dan



                      terkadang  lucu.  Lelaki  Harimau,  tak  pelak  lagi,  tampil  sebagai  novel  dengan


                      kategori: cerdas!















































































                                                                                                                                                                                              93
   92   93   94   95   96   97   98   99   100   101   102