Page 25 - E MODUL PERPAJAKAN
P. 25
2. Jenis-Jenis Pajak
2.1. Jenis pajak banyak ragamnya.Di Indonesia jenis-jenis pajak ini bisa digolongkan sebagai
berikut :
a. Jenis Pajak Menurut Lembaga Pemungutannya
Atas dasar siapa yang memungut pajak, pajak dibedakan atas pajak negara (pemerintah
pusat) dan pajak daeran ( pemerintah daerah )
b. Pajak Negara /Pusat
Pajak-pajak ini dipungut oleh pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Pajak dan
Kantor Pelayanan pajak dibawah kementrian Keuangan.Pajak Negara yang terpenting
adalah : Pajak Penghasilan ( PPh), Pajak Penjualan ( PPn),Pajak Penjualan atas barang
mewah (PPnBM,Pajak Pertambahan Nilai (PPN), dan Pajak Bumu dan Bangunan ( PBB ).
2.2. Jenis Pajak Menurut Pihak yang Menanggung Pajak
a. Pajak Langsung
Pajak ini dikenakan secara berkala terhadap wajib pajak berdasrkan ketetetapan pajak.Pajak
langsung ini ditanggung sendiri oleh wajib pajak, dan tidak dapat digeser pada orang
lain.Contoh pajak langsung adalah pajak penghasilan (PPh), pajakperseroan serta Pajak bumi
dan bangunan (PBB).
b.Pajak Tidak langsung
Pajak yang seharusnya dibayar oleh pihak tertentu, bisa dilimpahkan atau digeser beban pajak
pertambahan nilai ( PPn), pajak penjualan (PPn), dan cukai.Cukai tembakau atau pita rokok
seharusnya dibayar oleh pabrik rokok kepada pemerintah.Akan tetapi, beban pajaknya diteruskan
(digeser) kepada konsumen dengan cara menaikkan harga jualnya. Dengan demikian, sebenarnya
yang membayar pajak adalah konsumen.

