Page 258 - Microsoft Word - INDONESIA IS WE_56 GURU MOTIVATOR NASIONAL_ANTOLOGI
P. 258

hilang  begitu  saja  manakala  ide  muncul  saya  tuliskan  di
             gagjet.
                 Ketika  handphone  error  yang  terjadi  semua  puisi  di  WA
             atau  yang  saya  tulis  di  HP  semua  hilang  tanpa  sisa  hingga
             terjadilah penyesalan yang luar biasa di hati. Bayangan saya
             seandainya tidak hilang maka sudah begitu banyak tulisan itu
             dan  dapat  dikumpulkan  menjadi  satu  buku  kumpulan  puisi
             atau cerita. Tapi memang begitu namanya penyesalan berada
             di  akhirnya.  Apalagi  ketika  membaca  setiap  karya‐karya
             teman sewaktu kuliah dulu yang di‐posting di FB‐nya atau di
             instagram‐nya, saya menjadi ingin sekali menirunya.
                 Betapa  senangnya,  hingga  terkadang  saya  sering  japri
             teman saya itu di mana kira‐kira mencetakkan karya‐karya itu
             menjadi sebuah kumpulan buku atau sebuah buku kumpulan
             cerpen,  atau  bahkan  sebuah  novel  yang  amat  tebal.  Tidak
             jarang  untuk  memotivasi  para  peserta  didik,  saya  harus
             memamerkan  atau  menunjukkan  karya‐karya  teman  yang

             telah  saya  beli  lewat  online  sebab  saya  tidak  memiliki  buku
             yang merupakan karya sendiri.
                    Begitu  saya  mengajarkan  kompetensi  dasar  menulis
             puisi di kelas delapan, saya segera tunjukkan buku karya saya
             sebuah  ontologi  puisi  hasil  karya  bersama  mengikuti  lomba
             menulis  puisi  di  Bentang  Literasi  secara  online.  Betapa
             senangnya  para  siswa  melihat  hal  itu.  Sambil  tersenyum
             dalam  hati  memperhatikan  mereka  ada  berbagai  perasaan
             yang  tidak  dapat  diungkap  oleh  kata‐kata  dan  tidak  dapat
             dinilai dengan harga rupiah. Rasa senang begitu membuncah
             di  dalam  dada  dan  seraya  bersyukur:  “Alhamdulillah  yang




             242 | 56 Guru Motivator Nasional
   253   254   255   256   257   258   259   260   261   262   263