Page 87 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 87
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
2002: Penerbit Khairul Bayan berdiri. Penerbit ini merupakan berskala
kecil, yang mulai beroperasi pada 2002. Khairul Bayan dianggap
memiliki kedekatan dengan Partai Bulan Bintang (PBB), partai
Islam kecil yang kerap dianggap sebagai mewarisi ideologi
Masyumi, partai Islam besar di tahun 1950-an yang merupakan
representasi Islam konservatif.
2003, 20 April: PKS di bawah pimpinan Al-Muzammil Yusuf didirikan sebagai
upaya untuk mengantisipasi jika PK tidak dapat mengikuti
pemilu 2004 karena perolehan suaranya di bawah batas electoral
thershold.
2003, Juli: PK secara formal menggabungkan diri dengan PKS dan Hidayat
Nurwahid diangkat menjadi presiden partai.
2003: Dompet Dhuafa menyumbangkan biaya pendidikan yang
disalurkan langsung ke sekolah sebagai bantuan biaya SPP dan
bantuan bulanan sebesar Rp 75.000 setiap bulan untuk setiap
siswa, dan ditambah dana pembinaan sebesar Rp 15.000.
Sebanyak 71 siswa berhasil dibiyai dari dana ZIS saat itu.
2003: Berdiri penerbit Aqwam Group
2004: Khairul Bayan pertama kali menerbitkan jurnal tiga bulanan
Islamia
2004: Dictionary of Islam (2 Vol), terbit
2004: Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqoh Nahdlatul Ulama
(LAZISNU) didirikan didirikan pada saat Muktamar NU ke 31
di Solo. Prof. H. Fathurrahman Rauf dipercaya sebagai ketua
pertama LAZISNU.
2004: Encyclopedia of Islam & Muslim World (2 Vol), terbit
2004: MUI mengeluarkan fatwa soal terorisme. Fatwa soal terorisme ini
intinya ingin membedakan terorisme dari jihad dan memberikan
keputusan kepada publik bahwa terorisme adalah haram, terlebih
lagi bom bunuh diri yang dilakukan di negara bermayoritas
penduduk Islam seperti Indonesia.
2004, 26 Desember: Terjadi bencana Sunami di Aceh. Saat itu DD langsung
merespon dengan mendirikan perwakilan untuk memudahkan
penyaluran bantuan langsung dan rehabilitasi tempat-tempat
musibah.
71

