Page 82 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 82

Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3







                       1998, 17 Agustus: Front Pembela Islam (FPI) didirikan oleh Habib Rizieq Shihab
                                      di bilangan Ciputat, dan mendapat dukungan tarekat Tijaniyah
                                      di bawah pimpinan KH. Misbahul Anam dari Pesantren al-Umm.

                       1998 12 Mei: FUI mengadakan sebuah pertemuan di rumah Anwar Harjono
                                      yang menghasilkan keputusan membentuk Badan Kordinasi
                                      Umat Islam (BKUI) yang bertugas untuk menyerap aspirasi umat
                                      Islam melalui ormas-ormas Islam yang ada guna menyiapkan
                                      sebuah partai Islam. Ormas-ormas yang bergabung dalam BKUI
                                      adalah  Ikatan  Cendikiawan  Muslim  Indonesia  (ICMI),  Dewan
                                      Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII),  Badan Kerjasama Pondok
                                      Pesantren Indonesia (BKSPPI), Forum Ukhuwah Islamiyah (FUI),
                                      Persatuan Islam (Persis), Syarikat Islam (SI), Persatuan Umat Islam
                                      (PUI), Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti), Al-Irsyad dan Komite
                                      Indonesia untuk Solidaritas Dunia Islam (KISDI).


                       1998, 1 Juni:  Diadakan Musyawarah Nasional I BKUI yang memunculkan usulan
                                      untuk menjadikan BKUI sebagai cikal bakal partai Islam. Namun
                                      usulan ini ditentang oleh perwakilan ICMI dan mengancam akan
                                      keluar dari BKUI apabila badan itu berganti menjadi sebuah
                                      partai politik.


                       1998, 26 Juli: Partai Bulan Bintang (PBB) dideklarasikan di Masjid Agung Al-
                                      Azhar Jakarta. Prof Dr Yusril  Ihza Mahendra ditunjuk sebagai
                                      ketua umum menggantikan Amien Rais yang menolak tawaran
                                      untuk menjabat sebagai ketua umum partai ini.

                       1998:          Ismail Hasan Metareum diminta untuk mengundurkan diri
                                      karena dianggap bertanggung jawab atas dukungan PPP kepada
                                      Soeharto pada Sidang Umum MPR


                       1998, Juni:   PPP mengadakan mukernas yang memutuskan untuk
                                      mempercepat muktamar nasional guna menyelesaikan persoalan
                                      kepemimpinan partai.


                       1998, 29 November –  2 Desember: Diadakanlah Muktamar IV PPP yang
                                      berhasil mendudukkan Hamzah Haz dari unsur NU sebagai ketua
                                      umum partai.

                       1998,21 Mei: Soeharto secara resmi menyatakan mundur dari jabatannya
                                      sebagai presiden Indonesia. Setelah Soeharto  lengser dari
                                      jabatannya, B.J. Habibie yang merupakan wakil presiden dan
                                      sekaligus ketua ICMI ditunjuk sebagai presiden Indonesia sampai
                                      diadakan pemilu.






                     66
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87