Page 81 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 81
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1997: Golkar dan PPP mengalami peningkatan dalam pemilu sementara
PDI justru mengamali kemerosotan. Penurunan suara PDI dipicu
oleh ketidakpuasan terhadap kepemimpinan baru PDI yang
dianggap merupakan orang pemerintah.
1997: BJ Habibie, ketua umum pertama ICMI, menjadi wakil presiden
mendampingi Soeharto
1998: Soeharto melepaskan jabatannya sebagai Presiden RI. Posisinya
digantikan oleh B.J. Habibie.
1998, 23 Agustus: Partai Amanah Nasional (PAN) didirikan oleh sebagian
besar para aktifis Islam Muhammadiyah, khususnya Amin Rais.
Deklarasi parta ini dilaksanakan di Senayan Jakarta.
1998, 5-7 Juli: Diadakan Sidang Tanwir Muhammadiyah di Yogyakarta yang
memberikan dukungan kepada PAN.
1998, 3 Juni: Rapat harian Syuriah dan Tanfidziyah PBNU membentuk Tim
Lima yang bertugas untuk merealisasikan aspirasi warga NU.
Tim Lima itu terdiri dari K.H. Makruf Amin (ketua), K.H. Dawam
Anwar, Dr. K.H. Said Agil Siradj, H.M. Rozy Munir dan H. Ahmad
Bagdja.
1998, 25-29 Maret: Jaringan LDK se-Indonesia mengadakan pertemuan ke-10
di Masjid Universitas Muhammadiyah Malang, diikuti oleh 46 dari
49 LDK yang ada yang menyepakati perubahan nama jaringan
LDK menjadi Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia
(KAMMI) dengan Fahri Hamzah dari UI sebagai ketuanya.
1998, 29 Maret: Mahasiswa Muslim kampus menyelenggarakan FSLDK di
Malang. Forum ini akhirnya membentuk sebuah lembaga
alternatif bagi mahasiswa yang diberi nama Kesatuan Aksi
Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Keputusan ini kemudian
dituangkan dalam naskah pendiriran yang disebut Deklarasi
Malang. KAMMI bersama elemen-elemen mahasiswa yang lain
menuntut Soeharto untuk mengundurkan diri sebagai presiden.
1998, 23 Juli: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), sebuah partai yang lahir dari
rahim NU dideklarasikan di rumah Gus Dur di Ciganjur, Jakarta
Selatan.
1998: Terjadi gerakan reformasi di Indonesia
65

