Page 79 - SKI jld 3 pengantar menteri Revisi Assalam
P. 79
Buku Sejarah Kebudayaan Islam Indonesia - Jilid 3
1992: Bank Summa yang dimiliki keluarga Soerjadjaja, salah satu
konglomerat Cina terkaya di Indonesia mengalami masalah.
Karena bank Summa kolaps akibat investasi di bidang properti.
1993: Pemerintah mendirikan Sekolah Islam Terpadu (SIT) di
Jabodetabek. Ada lima sekolah yang menjadi proyek awal model
penyelenggaraan SIT ini yaitu SDIT Nurul Fikri Depok, SDIT Al
Hikmah Jakarta Selatan, SDIT Iqro Bekasi, SDIT Ummul Quro
Bogor, dan SDIT Al Khairot Jakarta Timur.
1993: Penerbit Lkis berdiri. Lkis didirikan oleh para mahasiswa di
Yogyakarta yang mayoritas berlatar belakang pesantren
tradisional. Lkis bermula dari sebuah kelompok diskusi mahasiswa
yang sebagian besar adalah mahasiswa Institut Agama Islam
Negeri (kini Universitas Islam Negeri =UIN) Sunan Kalijaga
di Yogyakarta yang banyak mendiskusikan wacana-wacana
pluralisme dan saling menghormati antarumat beragama.
1993: Penerbit Robbani Press berdiri
1993: Penerbit Darul Falah berdiri
1993, 2 Juli: Harian Koran Republika membuka rubrik di halaman muka
Harian Umum Republika dengan tajuk “Dompet Dhuafa”. Sejak
itu masyarakat terketuk untuk terlibat dan menyumbangkan
dananya untuk kepedulian kaum dhuafa.
1994, 4 September: Empat orang wartawan yaitu Parni Hadi, Haidar bagir,
S. Sinansari Ecip, dan Eri Sudewo, setelah berdiskusi dengan
berbagai pihak—termasuk dengan KH Zainuddin MZ dan
Rhoma Irama—bersepakat membentuk Yayasan Dompet Dhuafa
Republika. Eri Sudewo dipercaya untuk menjalankan Yayasan
DD untuk mengumpulkan dan menyalurkan dana zakat, infaq,
shadaqah dan wakaf dalam bentuk program kemanusiaan di
masyarakat, seperti bantuan ekonomi, bencana alam, kesehatan
dan pendidikan.
1995: The Oxford Modern Islamic World (4 Vol), diterbitkan Gramedia
1996: Berdiri penerbit Lentera.
1996: Kebangkitan Taliban di Afghanistan.
63

