Page 242 - PROSIDING KONFERENSI NASIONAL SEJARAH X Budaya Bahari Dan Dinamika Kehidupan Bangsa Dalam Persepektif Sejarah Jakarta, 7 – 10 November 2016 Jilid VII
P. 242
Simpulan
Munculnya Wawasan Nusantara sebagai konsep pemersatu bangsa telah
digunakan sejak masa setelah kemerdekaan. Hal itu diperlukan untuk
mempertebal rasa nasionalisme masyarakat Indonesia yang baru merdeka. Nama
nama raja besar digunakan untuk menunjukan adanya masa keemasan yang
pernah dialami oleh Indonesia sehingga mebuat rasa masyarakat Indonesia
semakin bangga.
Wawasan Nusantara pada masa Orde Baru mengalami pergeseran makna
dengan adanya cara pandang Indonesia yang sama terhadap suatu masalah
sehingga Orde Baru menyamakan segala sesuatunya dengan standar pemerintah
yang akhirnya mematikan keanekaragaman masyarakat Indonesia.Wawasan
Nusantara harus mampu menjawab tantangan dimasa kini yang penuh dengan
keterbukaan dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Wawasan
Nusantara harus bersifat dinamis bukan saja berasal dari Majapahit atau Sriwijaya
tetapi pada masa kini Wawasan Nusantara harus mampu melihat daerah dengan
keanekaragaman yang berwarna dan tetap terjaga kesatuan dan persatuan.
Status Indonesia sebagai negara kepulauan mendapat legalitas formal
dengan lahirnya UNCLOS 1982. Sebagai konsekuensinya, Indonesian wajib
menyediakan alur laut bagi pelayaran maupun penerbangan internasional.
Penetapan ALKI I, II, dan III adalah dalam kerangka Indonesia memenuhi
kewajiban itu. Hanya dengan ALKI, Indonesia akhirnya harus merelakan
sebagian wilayahnya untuk kepentingan internasional, satu hal yang sebenarnya
sangat bertentangan dengan prinsip-prinsip negara berdaulat. Di sisi lain, sistem
63

