Page 13 - DIGABUNGKAN
P. 13

✓  Pasal  9  ayat  (1)  butir  c:  Pengurus  diwajibkan  menunjukkan  dan

                                  menjelaskan pada tiap tenaga kerja baru tentang alat-alat pelindung diri.
                              ✓  Pasal 12 butir b: Dengan peraturan perundangan diatur kewajiban dan atau

                                  hak tenaga kerja untuk memakai alat pelindung diri yang diwajibkan.
                              ✓  Pasal  14  butir  c:  Pengurus  diwajibkan  menyediakan  secara  cuma-cuma

                                  semua alat pelindung diri.

                       2.  Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per-04/Men/1993
                              Peraturan  Menteri  Tenaga  Kerja  Nomor  Per-04/Men/1993  tentang  Jaminan

                           Kecelakaan Kerja
                              ✓  Pasal 10: Tenaga Kerja tertimpa kecelakaan kerja sementara tidak mampu

                                  bekerja  perusahaan  wajib  terus  membayar  upah  tenaga  kerja  yang

                                  bersangkutan  sebagaimana  dimaksud  dalam  pasal  2  ayat  (2)  huruf  a
                                  sampai  Dokter  Pemeriksa  menetapkan  akibat  kecelakaan  kerja  yang

                                  dideritanya.
                              ✓  Pasal  12:  Dalam  hal  tenaga  kerja  pada  waktu  kecelakaan  kerja  sedang

                                  berada di bawah pengaruh minuman keras atau sesuatu yang memabukkan
                                  karena  disengaja,  maka  dengan  persetujuan  Pegawai  Pengawas

                                  Ketenagakerjaan  pengusaha  berhak  mengurangi  besarnya  santunan

                                  kecelakaan kerja sebanyak-banyaknya 50% (lima puluh persen) dari yang
                                  seharusnya diterima.

                       3.  Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor Per-01/Men/1998
                              Peraturan  Menteri  Tenaga  Kerja  Nomor  Per-01/Men/1998  tentang

                           Penyelenggaraan  Pemeliharaan  Kesehatan  Bagi  Tenaga  Kerja  dengan  Manfaat

                           Lebih  Baik  dari  Paket  jaminan  Pemeliharaan  Kesehatan  Dasar  Jaminan  Sosial
                           Tenaga Kerja.

                              ✓  Pasal  4:  Dalam  hal  perusahaan  wajib  mengikuti  Program  Jaminan
                                  Pemeliharaan  Kesehatan  Jaminan  Sosial  Tenaga  Kerja,  maka  pelayanan

                                  kesehatan  kerja  yang  ada  dimanfaatkan  sebagai  Pelaksanaan  Kesehatan

                                  Jaminan Sosial Tenaga Kerja.


                   B.  Prinsip dan Pengendalian Bahaya di Tempat Kerja
                       1.  Potensi Bahaya dan Risiko terhadap K3 di Bidang Elektromekanik

                              Umumnya,  bentuk  potensi  bahaya  Keselamatan  dan  Kesehatan  Kerja  (K3)

                           dapat  dibedakan  dalam  berbagai  bentuk.  Masing-masing  resiko  tersebut  dapat



                                                                                                              2
   8   9   10   11   12   13   14   15   16   17   18