Page 12 - Kelas XI_Biologi_KD 3.11
P. 12
Gb. Sistem reproduksi laki-laki
B. Kelenjar Aksesori, Laki laki
1. Vesikula seminalis, menghasilkan cairan kental bersifat basan dan kaya
akan fruktosa untuk menutrisi dan melindungi sperma.
2. Kelenjar prostat, menghasilkan cairan basa menyerupai sisi yang akan
meningkatkan motilitas sperma pada pH optimum 6,0 – 6,5.
3. Kelenjar Cowper (bulbouretral), menghasilkan cairan bersifat basa yang
mengandung mukus (lendir) untuk pelumasan.
C. Penis
1. Terdiri atas akar, badan, dan glans penis, berfungsi sebagai organ kopulasi
serta pengeluaran urine dan semen.
2. Glans penis banyak mengandung saraf sensoris.
3. Jika terdapat rangsangan seksual, pembuluh darah yang mengisi badan
penis akan terisi penuh oleh darah, menyebabkan ereksi.
4. Titik kulminasi aksi seksual laki-laki ditandai dengan ejakulasi
(penyemprotan semen).
D. HORMON KELAMIN LAKI-LAKI
1. Hormon Testiskular: testosteron (diferensiasi saluran kelamin pada janin,
menstimulasi penurunan testis ke dalam skrotum, mengontrol pertumbuhan,
perkambangan dan pemeliharaan siri-siri seks sekunder pada usia pubertas).
2. Hormon Hipofisis: Follicle Stimulating Hormone (FSH) (berperan dalam
spermatogenesis) dan Luteinizing Hormone (LH) (merangsang sel-sel
intersitisial di testis untuk berkembang dan menyekresikan testosteron).
3. Hormon Hipotalamus: Gonadotropin Releasing Hormone (GnRH)
(merangsang hipofisis mengeluarkan LH dan FSH; mengatur mekanisme
umpan balik negatif dalam II. Sistem reproduksi wanita
@2020, Direktorat SMA, Direktorat Jendral PAUD, DIKDAS dan DIKMEN 12

