Page 82 - e-book Bahasa Indonesia kreatif Kelas XII
P. 82

b. arti kata pandangan hidup menurut KBBI

               pandangan/pan·dang·an/ n 1 hasil perbuatan memandang (memperhatikan, melihat, dan sebagainya):
               laporan  ~  mata;  2  benda  atau  orang  yang  dipandang  (disegani,  dihormati,  dan  sebagainya):  hanya
               dialah ~ orang di kampungku; 3 ki pengetahuan: meluaskan ~ nya; 4 ki pendapat: menurut ~ saya,

               gagasan  itu  realistis;~  distopia  perasaan  pesimistis,  ketakutan,  dan  kecemasan  yang  berlebihan
               menghadapi  kemajuan  ilmu  dan  teknologi  yang  menakjubkan  karena  ilmu  dan  teknologi  tersebut

               dianggapnya  sebagai  sumber  bencana  kemanusiaan  di  masa  depan;  ~  hidup  konsep  yang  dimiliki
               seseorang  atau  golongan  dalam  masyarakat  yang  bermaksud  menanggapi  dan  menerangkan  segala
               masalah di dunia ini; (https://kbbi.web.id/pandang)


               Berdasarkan  arti  kata  menafsirkan  dan  pandangan  hidup  menurut  KBBI  tersebut,  pengertian

               menafsirkan  pandangan  pengarang  terhadap  kehidupan  dalam  novel  dapat  didefinisikan  sebagai
               upaya  menangkap  maksud,  mengartikan,    dan  menjelaskan  konsep  yang  dimiliki  pengarang  dalam
               menanggapi dan menerangkan masalah-masalah dalam kehidupan yang terdapat dalam novel.


               Menafsir Pandangan Pengarang dalam Novel

               A. Menafsir Pandangan Pengarang dalam Novel
               Menafsir pandangan pengarang dalam novel adalah menafsir apa saja yang terkandung dalam novel,

               dalam hal ini termasuk di dalamnya menafsir tentang pesan pengarang, kalimat konotasi, kaitan fakta
               dengan kehidupan yang ada dan menemukan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan oleh penulis.


               Novel adalah karya fiksi prosa yang ditulis secara naratif, biasanya dalam bentuk cerita. Cerita dalam
               novel  bersifat  imajiner.  Meskipun  imajiner,  cerita  dalam  novel  tetap  masuk  akal  dan  mengandung

               kebenaran  yang  dapat  mendramatisasikan  hubungan  antarmanusia.  Kebenaran  dalam  novel  adalah
               keyakinan  yang  sesuai  dengan  pandangan  pengarang  terhadap  masalah  hidup  dan  kehidupan.

               Kebenaran dalam novel tidak harus sejalan dengan kebenaran yang berlaku di dunia nyata, misalnya
               kebenaran  dari segi hukum,  moral,  agama,  atau  logika.  Sesuatu  yang  tidak  mungkin  terjadi  bahkan
               dapat terjadi di dunia nyata bisa menjadi benar di dalam cerita novel.


               Ciri-ciri Novel:

               1. Memiliki lebih dari satu alur dan alurnya berkembang.
                2. Tokohnya banyak dan memiliki lebih dari satu karakter.
                3. Temanya lebih kompleks.

                4. Latar bergerak dan banyak
                5. Ceritanya disertai perubahan nasib tokoh.



                                                                          B a h a s a   I n d o n e s i a  K r e a t i f  |  81
   77   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87