Page 63 - Konpers Penindakan Obat Tradisional dan Pangan Olahan
P. 63
Judul : Penjualan Melonjak 480 Persen Picu Peredaran Obat dan Makanan
Ilegal Marak di Masa Pandemi
Nama Media : liputan6.com
Tanggal : 25 September 2020
Halaman/URL : https://www.liputan6.com/health/read/4366130/penjualan-melonjak-480-
persen-picu-peredaran-obat-dan-makanan-ilegal-marak-di-masa-pandemi
Tipe Media : Online
Hasil operasi dan analisis intelijen Badan
Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)
menunjukkan terjadinya perbedaan pola
konsumsi dan distribusi obat dan
makanan ilegal melalui media daring.
Berdasarkan data dari Badan Pusat
Statistik (BPS), penjualan secara daring
pada April 2020 melonjak hingga 480 persen.
Hal ini memberikan peluang bagi pelaku kejahatan obat dan makanan untuk
mengedarkan obat dan makanan ilegal tanpa memenuhi persyaratan.
Berdasarkan hasil kinerja patroli siber obat dan makanan yang dilakukan oleh Badan
POM, terjadi peningkatan jumlah tautan yang teridentifikasi mengedarkan obat dan
makanan ilegal. Sebelumnya, pada 2019, BPOM berhasil mengidentifikasi 24.573
tautan penjualan obat dan makanan ilegal. Jumlah ini meningkat hampir 100 persen
menjadi 48.058 tautan selama semester I 2020.
Kepala Badan POM RI, Penny K. Lukito menegaskan bahwa dalam kondisi pandemi
COVID-19 Badan POM melalui Kedeputian Bidang Penindakan dan Balai
Besar/Balai POM/Kantor Badan POM di kabupaten/kota di seluruh Indonesia, tetap
dan terus melakukan operasi-operasi penindakan terutama penjualan obat dan
makanan ilegal melalui online.
“Selama kurun waktu Maret-September 2020, telah dilakukan operasi penindakan di
29 provinsi dengan nilai temuan barang bukti sebesar 46.7 miliar rupiah. Khusus
operasi pemberantasan penyalahgunaan Obat–Obat Tertentu (OOT), selama kurun
waktu yang sama Badan POM berhasil melakukan penindakan di 13 kota (Jakarta,
Medan, Padang, Serang, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Denpasar, Mataram,
Manado, Mamuju, Makassar, dan Palu) dengan jumlah barang bukti sebanyak
1.632.349 butir OOT senilai Rp4,04 miliar,” ungkap Kepala Badan POM dalam rilis.
Temuan di Bekasi
Kepala BPOM Penny Lukito laporkan hasil sitaan obat dan makanan ilegal. Foto:
BPOM.

