Page 80 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 80
Di Indonesia,
Jepang memiliki kebijakan
mendekati umat Islam
dengan berbagai cara
1/ Umat Islam diizinkan
meneruskan organisasi
persatuan yang disebut
Majelis Islam A’la
Indonesia yang bersifat
kemasyarakatan.
2/ Mendirikan kantor
urusan agama yang
disebut Shumubu.
3/ Mengangkat Dr. Hamka
sebagai penasehat Shumubu
yang tanpa takut membeberkan
bahwa tidak mungkin
menyatukan ajaran Shinto
yang mengharuskan menyembah
Kaisar dan Matahari
terbit dengan Islam yang
monotheisme.
4/ Pondok pesantren
yang besar-besar sering
mendapat kunjungan dan 69
bantuan dari pembesaran
Jepang.
5/ Sekolah negeri diberi
pelajaran budi pekerti
yang isinya identik
dengan ajaran agama
terutama islam. BUKU 3 | Nasionalis, Pemuda, Ulama
6/ Pemerintah
Jepang membolehkan
pembentukan barisan
Hisbullah.
7/ Pemerintah
Jepang mengizinkan
berdirinya Sekolah
Tinggi Islam di
Jakarta.
8/ Para ulama Islam
bekerja sama dengan
pemimpin-pemimpin
nasionalis dan diizinkan
membentuk Barisan
Pembela Tanah Air.

