Page 84 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 84

Pemerintah Militer Jepang melihat           Oleh karena itu, menjadi peluang
                potensi besar kelompok organisasi Islam     besar untuk meraih tujuan-tujuan
                di Indonesia. Jepang melihat bahwa          perang Jepang.  Selain itu, Jepang
                mayoritas penduduk Indonesia adalah         menggunakan kekuatan organisasi Islam
                pemeluk agama muslim, dan muslim            untuk mengimbangi pengaruh kaum
                Indonesia dinilai anti-Barat.               nasionalis sekuler yang dianggap masih
                                                            terpengaruh oleh paham pemikiran Barat.

                                                            Pada Maret 1942, pemerintah
                                                            pendudukan Jepang mengganti nama
                                                            Kantor Urusan Agama bentukan Belanda
                                                            Het Kantoor Voor Inlandsche Zaken yang
                                                            dipimpin oleh kalangan orientalis Belanda
                                                            menjadi Kantor Shumubu (Kantor Urusan
                                                            Agama) di bawah komando Kolonel
                                                            Horie Choso.





                                                                                                   73
                                                                                                    BUKU 3  |  Nasionalis, Pemuda, Ulama
   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88   89