Page 83 - 03 Nasionalis Pemuda Ulama
P. 83
Tiga perbedaan kebijakan antara Belanda
dan Jepang terhadap Islam pada khususnya,
dan rakyat Indonesia pada umumnya
1. 1 Pada masa penjajahan Belanda yang menjadi
sandaran politik kolonial adalah kaum priyayi,
sedangkan pada masa pendudukan Jepang adalah
golongan Islam dan nasionalis sekuler.
2. 2 Kedua, pada masa penjajahan Belanda, pemimpin
nasionalis sekuler mengalami penindasan, seperti
diasingkan, sedangkan pada masa Jepang
pemimpin nasionalis sekuler diakui secara resmi
dan diangkat menjadi pejabat dalam pemerintahan
militer Jepang
3. 3 Pemerintah Hindia Belanda tidak pernah
memberi angin segar kepada golongan
Islam, sedangkan pemerintah pendudukan
72
Jepang justru sebaliknya. Pemerintah Jepang
meningkatkan posisi Islam baik dalam bidang
Literasi Nasional sosial-religius maupun dalam bidang politik.
Gedung Voor Islamistische Zaken yang diambil
alih oleh Jepang dan diubah namanya menjadi
Kantor Shumubu (Kantor Urusan Agama).
Ilustrasi berdasarkan sumber: dok. foto sejarah

