Page 137 - GABUNG FILENYA
P. 137
konvensional menyatakan bahwa seluruh masalah di dunia telah terpecahkan serta
bahwa para guru mengetahui semua jawaban segala persoalan, harus ditinggalkan.
Dalam kondisi seperti itu, Handy menyarankan untuk selalu optimis ketimbang
tenggelam dalam pesimisme. Hidup seharusnya dijalani seperti perahu mengikuti air
mengalir dengan sesekali mengubah arah kemudi untuk menghindari benturan
bebatuan atau pusaran air (All we can really do now is go with the flow, and try to
steer things a little). Masa depan dihadapi dengan penuh kegairahan, kegairahan
terbesar terkait dengan masa depan adalah karena kita dapat membentuknya sesuai
dengan keinginan dan potensi kita (The great excitement of the future is that we can
shape it).
Sejalan dengan pemikiran tersebut, pendidikan di masa depan tidak lagi
menekankan pada pemberian informasi/pengetahuan, tetapi mengembangkan
kemampuan anak didik bagaimana menggali informasi dan menganalisisnya menjadi
suatu simpulan serta menggunakannya untuk memecahkan problema kehidupan
secara arif dan kreatif. Tugas guru bukan lagi menyampaikan informasi atau
pengetahuan, tetapi mengembangkan kemampuan belajar anak (learning how to
learn). Belajar dalam konteks ini dimaknai sebagai aktivitas untuk menggali dan
memilih informasi yang diperlukan, menganalisis dan menggunakannya secara bijak
dalam memecahkan problema kehidupan yang dihadapi.
125

