Page 152 - GABUNG FILENYA
P. 152
menggunakan rata-rata hasil ujian nasional dan/atau ujian sekolah sebagai
dasar pertimbangan dalam penentuan status akreditasi tersebut. Hasil
akreditasi dijadikan sebagai landasan untuk melakukan program
pengembangan kapasitas dan peningkatan mutu setiap satuan atau
program pendidikan. Pelaksanaan akreditasi ini dilakukan secara
independen oleh Badan Akreditas Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
Badan Akreditasi Nasional Sekolah dan Madrasah (BAN-SM), dan Badan
Akreditasi Nasional Pendidikan Nonformal (BAN-PNF).
3. Penguatan Tata Kelola, Akuntabilitas, dan Pencitraan Publik
Tujuan jangka panjang Depdiknas adalah mendorong kebijakan sektor agar
mampu memberikan arah reformasi pendidikan secara efektif, efisien dan
akuntabel. Kebijakan ini diarahkan pada pembenahan perencanaan jangka
menengah dengan menetapkan kebijakan strategis serta program-program
yang didasarkan pada urutan prioritas. Di samping itu, disusun pula pola-pola
pendanaan bagi keseluruhan sektor berdasarkan prioritas, baik dari sumber
Pemerintah, orang tua maupun stakeholder lain di setiap tingkat pemerintahan.
Pengelolaan pendidikan nasional menggunakan pendekatan secara menyeluruh
dari sektor pendidikan (sector-wide approach) yang bercirikan: (a) program kerja
disusun secara kolaboratif dan sinergis untuk menguatkan implementasi
kebijakan pada semua tingkatan, (b) reformasi institusi dilaksanakan secara
berkelanjutan yang didukung program pengembangan kapasitas, dan (c)
140

