Page 155 - GABUNG FILENYA
P. 155
peningkatan efisiensi dan mutu layanan, diperlukan pengembangan kapasitas
daerah serta penataan tata kelola pendidikan yang sehat dan akuntabel, baik
pada tingkat satuan pendidikan maupun tingkat kabupaten/kota. Dalam kaitan
itu, pemerintah daerah lebih berperan dalam mendorong otonomi satuan
pendidikan melalui pengembangan kapasitas dalam pelaksanaan proses
pembelajaran yang bermutu.
Berdasarkan pembagian kewenangan tersebut di atas terdapat fungsi-fungsi
baru yang harus dijalankan oleh pusat maupun daerah. Untuk itu dikembangkan
mekanisme yang akan mengatur berbagai fungsi baru yang telah diidentifikasi
tersebut dalam suatu struktur, sistem dan mekanisme yang baru didukung oleh
peraturan perundangan yang sesuai. Berbagai identifikasi dan kajian mengenai
pentingnya fungsi dan institusi baru yang diperlukan untuk pelayanan pendidikan
dalam masa otonomi dan desentralisasi dilakukan secara komprehensif oleh
Depdiknas.
Sesuai dengan kerangka pengaturan dan kerangka institusional, disusun
kebijakan untuk mendorong terjadinya penguatan kapasitas satuan dan
program pendidikan yang ada pada setiap tingkatan pemerintahan. Penguatan
kapasitas satuan atau program pendidikan diorientasikan untuk mencapai
status kapasitas tertinggi suatu satuan pendidikan, yaitu jika dapat memenuhi
atau di atas SNP. Pengembangan kapasitas dilakukan untuk mendorong agar
sebagian besar satuan pendidikan yang masih berada di bawah SNP secara
143

