Page 29 - metode penelitian
P. 29

...objek   penelitian   agama   adalah   ajaran   dan
                  keberagamaan. Ajaran adalah teks (tulisan atau lisan) yang
                  menggambarkan doktrin teologis, simbol, norma dan etika
                  yang harus dipahami, diyakini, disosialisasikan, diamalkan
                  dan  dilembagakan  dalam  kehidupan.  Ajaran  itu  bisa
                  berupa  [teks  kitab  suci  dan  pemikiran  tokoh  agamanya].
                  Sedangkan  keberagamaan  adalah  fenomena  sosial  yang
                  [...]  diakibatkan  oleh  agama.  fenomena  ini  bisa  berupa
                                                                 12
                  struktur sosial, pranata sosial dan perilaku sosial.


                   Para ahli berpendapat bahwa ada dua aspek dalam agama
               yang  dapat  diteliti  yakni  aspek  normatif  (Teologisnya)  dan

               aspek  empirisnya  yang  oleh  para  sosiolog  disebut  aspek
               pengalaman  keagamaan.  Aspek  teologis  yang  dapat  diteliti

               mencakup  isu  seputar  pemahaman  dan  atau  ajaran  teologis
               yang berkembang di  agama tersebut  tentang berbagai  tema.

               Misalnya  makan  daging  babi  menurut  islam  dan  kristen,

               poligami,  ibadah  atau  ritual,  etika  berpakaian  dan  lain
               sebagainya. Sedangkan aspek empirisnya yang dapat diteliti

               menurut Mudzhar sebagaimana dikutif oleh Imam Suprayogo
               dan  Tobroni  mencakup  lima  gejala  agama  yakni  pertama,

               sumber ajaran agama (Kitab suci) dan simbol-simbol agama,



                  12
                    Ibid., 20.
                                                                        29
   24   25   26   27   28   29   30   31   32   33   34