Page 53 - 13.PENERAPAN TEORI BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN ..
P. 53
Teori Belajar Kognitif
Semacam koin dari plastik dengan tanda “+” dan “–“.
Dengan cara ini, diharapkan siswa akan lebih mudah mempelajari materi yang
diberikan. Dengan demikian cara pembelajaran matematika adalah memulai
dengan sesuatu yang benar-benar konkret dalam arti dapat diamati dengan
menggunakan panca indera.
2. Tahap Ikonik. Para siswa sudah dapat mempelajari suatu pengetahuan dalam
bentuk gambar atau diagram sebagai perwujudan dari kegiatan yang
menggunakan benda konkret atau nyata. Sebagai contoh, dalam proses
pembelajaran penjumlahan dua bilangan bulat dimulai dengan menggunakan
benda nyata berupa garis bilangan sebagai “jembatan”, maka tahap ikonik untuk 5
+ (–3) = 2 dapat berupa gambar atau diagram berikut.
5
– – – – – 0 +1 +2 +3 +4 +5
−3
3. Tahap Simbolik. Menurut Bruner, tahap simbolik adalah tahap dimana
pengetahuan tersebut diwujudkan dalam bentuk simbol-simbol abstrak. Dengan
kata lain, siswa harus mengalami proses abstraksi dan idealisasi. Proses abstraksi
terjadi pada saat seseorang menyadari adanya kesamaan di atara perbedaan-
perbedaan yang ada (Cooney dan Henderson, 1975).
Perbedaan yang terjadi saat menentukan hasil dari 2 + 3 ataupun 3 + 4 baik pada
tahap enaktif maupun ikonik merupakan proses abstraksi yang terjadi
dikarenakan siswa menyadari adanya kesamaan gerakan yang dilakukannya,
yaitu ia akan bergerak dua kali ke kanan. Dengan bantuan guru, siswa
diharapkan dapat menyimpulkan bahwa penjumlahan dua bilangan positif akan
menghasilkan bilangan positif pula. Tidaklah mungkin hasil penjumlahan dua
bilangan positif akan berupa bilangan negatif.
38

