Page 4 - OPERASIONAL
P. 4

KOPERASI                   STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
                                  MITRA DHUAFA
                                   (849/BH/MENEG/VII/2009)       OPERASIONAL

               EDISI                 :  JANUARI 2017          REVISI                       :  1
               Owner               :  OPERASIONAL             PROSEDUR          :  Pembukaan Cabang baru
               Kode Bagian         :  01                                        :  001
                                                              Kode Prosedur


                                           “ PEMBUKAAN CABANG BARU”

               A.  TUJUAN

                    Prosedur  ini  dimaksudkan  untuk  menstandarisasi  proses  dan  langkah-langkah  pembukaan
                    cabang baru sehingga pelaksanaan pembukaan cabang baru bisa berjalan dengan baik dan bisa
                    dimonitoring dengan baik.

               B.  RUANG LINGKUP
                   Mengatur proses persiapan pembukaan cabang baru sejak proses penyiapan SDM pelaksanaan,
                   pelatihan,  koordinasi  dan  sosialisasi  serta  perizinan  dengan  pihak-pihak  terkait  di  wilayah
                   operasional yang akan dijalankan.


               C.  KETENTUAN
                   1.  Survey kelayakan lokasi cabang baru yaitu proses survey kelayakan suatu wilayah untuk di
                       buka kantor cabang. Survey dilakukan oleh koordinator cabang, regional manager dan divisi
                       operasional. Survey kelayakan menggunakan formulir pembukaan cabang baru.
                   2.  Survey penentuan kelayakan lokasi dan kantor cabang adalah proses survey dan pencairan
                       kantor  cabang  baru  yang  akan  digunakan  sebagai  tempat  kegiatan  kantor  cabang.  Survey
                       dilakukan oleh koordinator cabang, manager regional dan divisi operasional.

                   3.  Petugas  survey harus melengkapi formulir pembukaan cabang  baru, foto kantor yang akan
                       disewa, denah lokasi kantor dan laporan singkat terkait kegiatan survey yang dilakukan.

                   4.  Penyiapan  SDM  yang  dimaksud  dalam  prosedur  ini  adalah  SDM  untuk  tim  pada  tingkat
                       cabang. Persyaratan: mengingat program ini dilaksanakan di daerah pedesaan maka dalam
                       pemilihannya diarahkan kepada calon pimpinan dan karyawan yang bersedia tinggal di desa
                       dan dapat bergaul dengan masyarakat desa. Penyiapan SDM menjadi tanggungjawab Divisi
                       HRD.

                   5.  Pelatihan yaitu aktivitas yang dilakukan agar calon staf dapat melaksanakan tugasnya sesuai
                       dengan ketentuan program penyaluran pembiayaan yang dilaksanakan.
                   6.  Koordinasi, sosialisasi dan perizinan yaitu: suatu aktivitas yang dilakukan dengan tujuan agar
                      tidak terjadi kesalahpahaman dan dituduh melakukan kegiatan liar atau melanggar hukum,
                      serta  untuk  memperoleh  dukungan  dari  Pemerintah  Daerah  setempat,  maka  sebelum
                      memulai  kegiatannya  perlu  dimintakan  izin  kepada  pemerintah  setempat  melalui  instansi
                      terkait.  Berdasarkan  izin  yang  diberikan  oleh  Pemerintah  Daerah  setempat  maka  perlu
                      diadakan perkenalan dan penjelasan kepada instansi Pemerintah Kabupaten, Kecamatan dan
                      Desa atau Kelurahan mengenai pelaksanaan dari program tersebut.





               SOP Operasional 2017
                                                                                                         3
   1   2   3   4   5   6   7   8   9