Page 8 - OPERASIONAL
P. 8

f.  Kelembagaan: Jumlah lembaga yang aktif di wilayah tersebut meliputi :
                           1)  Koperasi Desa
                           2)  Puskesmas/KB
                           3)  Kantor Pos dan Giro
                           4)  Sekolah (SD/SMP/SMA/lainnya)
                           5)  Bank/LDKP
                           6)  Pasar/kios/warung
                           7)  Lembaga Keuangan Mikro (LKM)
                           8)  Lembaga swasta (ormas, LSM, arisan, karang taruna, pesantren dan lain-lain).

                        g.  Masalah  yang dihadapi
                           1)  Tanggapan masyarakat
                           2)  Pengalaman   masyarakat    terhadap    program-program    pemerintah/swasta
                              sebelumnya.
                           3)  Kompetitor yang sudah berjalan
                           4)  Potensi bencana alam
                           5)  Keamanan wilayah
                           6)  Infrastruktur jalan ke desa-desa

                        h.   Potensi:
                           1)  Infrastruktur yang sedang dibangun (jalan, jembatan, sekolah dan lain-lain).
                           2)  Potensi  untuk  perluasan:  jenis-jenis  usaha  yang  sedang  dikembangkan  atau  yang
                              potensial dikembangkan.

                    2.  Peta target .
                       Membuat sketsa peta situasi domisili calon anggota  pada  suatu  wilayah tertentu, misalnya
                       per kampung, jaringan jalan atau jembatan untuk memberi gambaran kemungkinan mencapai
                       calon-calon  anggota  tersebut.  Data  yang  diperlukan  sebagian  dapat  diperoleh  dari  data
                       potensi  desa  yang  ada  di  kantor  kecamatan  atau  dari  desa  yang  bersangkutan.  Jumlah
                       lembaga keuangan yang berada di wilayah tersebut dan skema atau pola pembiayaan yang
                       dilakukan lembaga keuangan yang sudah ada.
                    3.  Kesimpulan
                        a.  Dari hasil survey, maka dapat kita ketahui tentang potensi daerah.  Apakah suatu daerah
                           layak atau tidak jika program ini diterapkan dalam wilayah desa tersebut.
                        b.  Jumlah wilayah yang akan dicover dan jumlah masyarakat yang akan menjadi sasaran
                           program ini.

               D.  REFERENSI

                    1.  Grameen Bank System (GBS)
                    2.  Petunjuk dan Keputusan Manajemen  Koperasi Mitra Dhuafa.

               E.  PENANGGUNGJAWAB/PEJABAT TERKAIT
                    Untuk tahap awal kegiatan ini dilakukan oleh koordinator cabang, manager regional dan manager
                    operasional  atau  dari  divisi  operasional,  bisa  dilakukan  salah  satu  dari  personal  tersebut
                    dilakukan secara bersama-sama. Waktu yang diperlukan satu-dua hari. Kegiatannya meliputi :
                     1.   Membuat peta wilayah kecamatan, mencakup desa-desa target program.
                     2.   Melakukan pertemuan/silaturahmi dengan elemen masyarakat  (aparat, tokoh masyarakat,
                         LPM, BPD dan LSM).
                     3.   Melihat secara langsung kondisi masyarakat sekitar.
                     4.   Pengenalan dan orientasi wilayah target program.
                     5.   Membuat laporan tentang hasil survey kelayakan cabang baru

               F.  KONDISI KHUSUS

                     1.  Pelaksana survey bisa dilakukan oleh manager regional, koordinator cabang atau dari divisi
                        operasional tergantung situasi dan kondisi.


               SOP Operasional 2017
                                                                                                         7
   3   4   5   6   7   8   9   10   11   12   13