Page 155 - 129 cover
P. 155
Biologi untuk SMA/MA kelas XII Program IPA
telah mengalami perubahan genetik karena pengaruh
lingkungan. Bila suatu ketika dua populasi tersebut berada pada
satu lingkungan, tidak akan mampu mengadakan hibridisasi,
karena masing-masing tidak mampu menyesuaikan diri pada
linkungan yang baru.
Contohnya, tanaman Platanus occidentalis dan Platanus orientalis.
Kedua populasi tidak dapat mengadakan penyerbukan secara
alami, apabila dilakukan penyerbukan buatan dan menghasil-
kan keturunan ternyata fertil.
2) Isolasi Habitat
Isolasi habitat, yaitu isolasi reproduksi yang terjadi akibat dua
populasi simpatrik memiliki habitat berbeda. Contohnya, katak
jenis Bufo fowleri habitatnya di air tenang dan Bufo americanus
Sumber: Image.google.co.id b) Apabila dua populasi tempat tinggalnya dicampur,
habitatnya di kubangan-kubangan air hujan.
a)
masing-masing jenis akan lebih banyak kawin
dengan sesama jenisnya dibanding perkawinan lain
jenis. Apabila terjadi perkawinan lain jenis, ternyata
keturunan yang dihasilkannya steril.
Gambar 7.17
Contoh isolasi habitat 3) Isolasi iklim atau musim
a) Bufo fowleri
b) Bufo americanus Isolasi iklim, yaitu isolasi reproduksi yang terjadi apabila
dua spesies simpatrik memiliki masa pemasakan kelamin pada
musim yang berbeda. Sebagai contoh, Pinus radiata dan Pinus
muricata yang banyak hidup di beberapa daerah di Amerika
Serikat sebagai populasi simpatrik secara alami tidak pernah
melakukan hibridisasi. Hal yang sama juga terjadi pada
populasi simpatrik katak jenis Rana. Walaupun hidup pada
daerah yang sama, tetapi tidak terjadi perkawinan atau
hibridisasi lain spesies.
4) Isolasi perilaku
Isolasi perilaku, yaitu isolasi reproduksi yang terjadi apabila
dua spesies simpatrik mempunyai pola tingkah laku kawin
berbeda. Contohnya, perilaku kawin pada beberapa jenis ikan.
Ikan X : membuat sarang yang digantungkan pada
1
tumbuhan lain. Sarangnya memiliki dua lubang,
untuk masuk dan untuk keluar. Agar yang betina
masuk ke dalam sarang, si jantan menari-nari
dengan gerakan zig zag di depan si betina. Dengan
sedikit dorongan, si betina masuk ke dalam sarang.
Ikan X : membuat sarang pada dasar perairan dan hanya
2
memiliki satu lubang pintu. Agar si betina mau
masuk ke dalam sarang, si jantan melakukan
gerakan perkawinan di muka sarang, selanjutnya
memaksa si betina untuk masuk ke dalam sarang.
144

