Page 11 - E-Book Perilaku Seksual Manouria emys
P. 11

C.  Kura-kura Manouria emys.
                              Baning cokelat (Manouria emys) merupakan sejenis kura-kura darat anggota

                       suku Testudinidae yang dilindungi dalam Permen LHK nomor 106/2018. Kura-kura
                       M. emys termasuk kedalam jenis hewan berdarah dingin dan jenis hewan Omnivora

                       (Marida dan Radhi, 2019). Berat M. emys bisa mendekati 40 kg; namun specimen di
                       Indonesia  yang  terbesar  sejauh  ini  tercatat  50  cm  dengan  berat  selang  15–20  kg.

                       Perisai  punggungnya  (karapas)  tinggi  melengkung.  Keping  vertebralnya  kurang

                       bertambah  sama  luas  dengan  keping  kostal.  Panjang  keping-keping  vertebral  juga
                       kurang bertambah sama; keping vertebral pertama mempunyai sisi sejajar, sedangkan

                       keping  vertebral  kelima  melebar  ke  arah  belakang.  Keping  marginal  (pinggir)  di
                       anggota  depan  dan  di  lebih  kurang  kaki  belakang  mendatar  dan  persangkaan

                       melengkung  ke  atas  Perisai  perutnya  (plastron)  dengan  dua  tonjolan  pada  anggota
                       depan  (yakni  keping  gular)  yang  panjangnya  melampaui  panjang  karapas.  Urutan

                       panjang hubungan antar keping di anggota perut adalah: keping abdominal > humeral

                       > gular > femoral > anal.
                              Pada  Manouria  e.emys,  keping  pektoral  tidak  saling  bersinggungan,

                       terpisahkan  oleh  keping  humeral  dan  abdominal.  Pada  anak  jenis  phayrei,  keping

                       pektoral bersinggungan  di tengah badan,  dengan  urutan  panjang  hubungan:  keping
                       abdominal > humeral > femoral > gular > anal > pektoral. Kakinya besar-besar

                       menyerupai kaki gajah, dengan jari-jari yang tidak nampak jelas. Kaki belakang
                       berkuku lima dan kaki depan berkuku empat, bermodel meruncing; sisik-sisik di kaki

                       menebal serupa kuku serupa perisai.
                              Baning  cokelat  menghuni  wilayah-wilayah  berhutan  dan  dataran,  di  tempat

                       berketinggian  sedang.  Sementara  Manthey  &  Grossmann  (1997)  mencatat  bahwa

                       baning ini didapati di hutan gugur di dataran tinggi. Kura-kura ini menyukai tempat-
                       tempat  yang  lembab,  acap  kali  ditemukan  berendam  di  sungai  yang  dangkal  atau

                       mengubur diri di tanah yang lembab. Konsumsinya terutama dari tumbuh-tumbuhan;
                       namun binatang muda tercatat juga memangsa siput, cacing, dan hewan-hewan kecil

                       lainnya.  Jantan  dan  betina  dibedakan  dari  gerakan  leher  dan  kepalanya,  dan  dari
                       suaranya yang keras. Kura-kura ini biasanya bertelur dua kali setahun; setiap kalinya

                       diproduksi 20–30 butir, yang dikeluarkan dalam sebagian hari bersambung berbentuk

                       lonjong, lk. 40 × 50 mm, bercangkang lunak seperti telur penyu.




      5
   6   7   8   9   10   11   12   13   14   15   16