Page 12 - PAI Kelas 7 - SEJARAH PERJUANGAN NABI MUHAMMAD SAW
P. 12
Artinya: “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan. Dia
telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah yang
Maha Pemurah. Yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam. Dia
mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.” (Q.S. Al-Alaq [96]: 1-
5)
C. Dakwah Nabi Muhammad Saw di Mekah
Dakwah Nabi Muhammad Saw pada periode Mekah bertujuan agar
masyarakat Arab meninggalkan kejahiliyahannya. Adapun strategi dakwah Nabi
Muhammad Saw guna mencapai misi tersebut yaitu sebagai berikut.
1. Dakwah secara Sembunyi-sembunyi
Atas perintah Allah Swt, Malaikat Jibril kembali menemui Rasulullah
Saw untuk menyampaikan wahyu yang kedua, yaitu sebagai berikut.
Artinya: “Wahai orang yang berkemul (berselimut)! Bangunlah, lalu berilah
peringatan! Dan agungkanlah Tuhanmu, dan bersihkanlah pakaianmu, dan
tinggalkanlah segala (perbuatan) yang keji, dan janganlah engkau (Muhammad)
memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak. Dan karena
Tuhanmu, bersabarlah.” (Q.S. Al-Muddatstsir [74]: 1-7)
Rasulullah Saw memulai dakwahnya secara sembunyi-sembunyi. Beliau
mengajak keluarganya dan sahabat-sahabat beliau satu demi satu untuk masuk
Islam. Orang-orang yang pertama-tama masuk Islam antara lain Siti Khadijah, Ali
bin Abi Thalib, Zaid bin Haritsah, dan Abu Bakar As-Siddiq.
Mereka disebut sebagai assabiqunal awwalun yang artinya orang-orang
yang pertama-tama masuk Islam serta mendapat pelajaran tentang Islam langsung
dari Rasulullah Saw.
Rasulullah Saw mengajarkan kepada masyarakat Mekah tentang
ketauhidan, hari kiamat, kesucian jiwa, dan persaudaraan. Islam mengajarkan
bahwa pencipta dan pemelihara seluruh alam semesta beserta isinya adalah Allah
Swt. Dialah Tuhan yang Maha Esa. Umat manusia harus beribadah atau
menghambakan diri hanya kepada Allah Swt.
Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti VII 3

