Page 129 - Revisi 5 E-Modul Taksonomi Tumbuhan Berbasis CRT
P. 129
fertil sisanya membentuk staminodium petaloid atau hilang. Ovarium inferus, 1-
3 ruang, ovula banyak, stilus memanjang. Buah berupa kapsula atau buni, biji
biasanya berarilus dengan endosperm dan perisperm berbutir amilum besar.
Contoh species antara lain Alpinia galanga, Amomum coccineum, Amomum
walang, Boesenbergia pandurata, Curcuma domestica, Curcuma heyneana,
Curcuma xanthorrhiza, Curcuma zaedoria, Etlingera eliator, Kaempferia galanga,
Zingiber americans, dan Zingiber officinale
a b c
Gambar 8.58 Alpinia galanga: a. habitus, b. bunga, c. rimpang
(Sumber: https://l1nq.com/TuJeS)
Klasifikasi Alpinia galanga:
Kingdom : Plantae
Divisio : Magnoliophyta
Classis : Liliopsida
Ordo : Zingiberales
Familia : Zingiberaceae
Genus : Alpinia
Species : Alpinia galanga (L.) Willd.
5. Subcalssis Liliidae
Liliidae merupakan kelompok tumbuhan yang menunjukkan tingkat
perkembangan morfologi bunga paling maju. Umumnya berupa tumbuhan
herba dengan organ vegetatif yang berkembang baik, sering memiliki umbi,
rimpang, atau akar menebal sebagai alat penyimpanan cadangan makanan.
Daun tunggal, bertulang sejajar, dan biasanya tumbuh dari pangkal batang, baik
tersusun spiral maupun dua baris. Bunga umumnya besar dan mencolok,
bersifat aktinomorf, dengan perhiasan bunga berupa 6 mahkota yang serupa
dan tersusun dalam dua lingkaran. Benang sari biasanya berjumlah 6 dan
tersusun berhadapan dengan mahkota, sedangkan ovarium dapat bersifat
superior atau inferior, tergantung ordonya. Subcalssis Lilidae memiliki 2 ordo
yaitu Liliales dan Orchidales.
a. Ordo Liliales
Tumbuhaan dalam ordo Liliales memiliki manfaat terutama sebagai
tanaman hias, obat, dan pangan tertentu.
120 E-modul Taksonomi Tumbuhan

